RADARBANYUWANGI.ID – Harga emas yang dijual PT Pegadaian (Persero) kembali menunjukkan tren kenaikan pada Kamis (9/4/2026).
Produk UBS, Galeri 24, dan Antam kompak menguat dua hari berturut-turut, memicu pertanyaan di kalangan investor dan masyarakat: apakah ini saat yang tepat untuk membeli atau justru menjual emas?
Berdasarkan data terbaru di laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas UBS 1 gram naik menjadi Rp 2,923 juta, sementara Galeri 24 1 gram berada di angka Rp 2,908 juta. Keduanya masing-masing naik dibanding hari sebelumnya.
Kenaikan ini memperkuat tren positif harga logam mulia yang dalam beberapa pekan terakhir terus bergerak menanjak.
Tak hanya UBS dan Galeri 24, emas Antam bahkan telah menembus Rp 3,016 juta per gram di Pegadaian.
Kondisi tersebut membuat emas kembali menjadi instrumen investasi yang ramai diburu.
Banyak investor memanfaatkan momentum kenaikan ini untuk mengamankan keuntungan.
Namun di sisi lain, sebagian masyarakat justru mempertimbangkan untuk mulai membeli sebagai aset lindung nilai jangka panjang.
Saatnya Beli atau Jual?
Secara umum, keputusan membeli atau menjual emas sangat bergantung pada tujuan investasi.
Jika emas dibeli untuk jangka panjang, kenaikan harga saat ini belum tentu menjadi hambatan.
Justru, banyak analis memandang emas masih memiliki ruang penguatan di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi pasar energi.
Emas dikenal sebagai safe haven, yaitu aset yang relatif aman saat pasar saham, nilai tukar, atau geopolitik bergejolak.
Karena itu, bagi investor jangka panjang, membeli secara bertahap atau cicil emas masih dinilai relevan.
Sebaliknya, bagi pemilik emas yang membeli saat harga masih jauh di bawah level sekarang, momentum ini bisa menjadi waktu tepat untuk merealisasikan keuntungan.
Misalnya, harga UBS pada 8 April 2026 masih berada di Rp 2,879 juta per gram, lalu naik menjadi Rp 2,923 juta sehari kemudian. Artinya ada kenaikan Rp 44 ribu per gram dalam sehari.
Kenaikan cepat seperti ini biasanya menarik minat investor untuk melakukan profit taking.
Faktor Pendorong Harga Emas
Kenaikan harga emas Pegadaian juga dipengaruhi oleh pergerakan harga emas global serta kondisi ekonomi internasional.
Sentimen geopolitik, harga minyak, nilai tukar dolar AS, dan inflasi global menjadi faktor utama yang mendorong permintaan emas.
Di saat pasar keuangan belum sepenuhnya stabil, emas masih dianggap sebagai pilihan investasi defensif.
Berikut harga emas Pegadaian per Kamis, 9 April 2026:
Harga Emas UBS
-
0,5 gram: Rp 1,580 juta
-
1 gram: Rp 2,923 juta
-
2 gram: Rp 5,800 juta
-
5 gram: Rp 14,331 juta
-
10 gram: Rp 28,512 juta
Harga Emas Galeri 24
-
0,5 gram: Rp 1,526 juta
-
1 gram: Rp 2,908 juta
-
2 gram: Rp 5,747 juta
-
5 gram: Rp 14,261 juta
-
10 gram: Rp 28,447 juta
Bagi investor pemula, strategi terbaik biasanya adalah membeli secara bertahap dan tidak terburu-buru mengejar harga saat sedang melonjak tajam.
Namun bagi pemegang emas lama, tren naik saat ini bisa menjadi momentum menarik untuk menjual sebagian aset dan mengunci keuntungan. (*)
Editor : Ali Sodiqin