Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Harga Token Listrik PLN 6–12 April 2026 Tetap, Ini Tarif per kWh dan Rincian kWh Rp 50 Ribu hingga Rp 100 Ribu

Ali Sodiqin • Selasa, 7 April 2026 | 20:00 WIB
Ilustrasi token listrik PLN. (ChatGPT Image)
Ilustrasi token listrik PLN. (ChatGPT Image)

RADARBANYUWANGI.ID – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral resmi menetapkan harga token dan tarif listrik PLN untuk periode April hingga Juni 2026 tetap atau tidak mengalami perubahan.

Artinya, harga token listrik yang berlaku pada 6–12 April 2026 masih sama seperti periode sebelumnya.

Kebijakan ini dipastikan langsung oleh Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, sebagai upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung daya saing industri nasional.

“Masyarakat tidak perlu cemas, karena pemerintah telah menetapkan tarif listrik periode triwulan II tahun 2026 tetap,” ujar Tri.

Menurutnya, keputusan tersebut telah melalui evaluasi menyeluruh terhadap berbagai parameter ekonomi makro, termasuk kurs rupiah, ICP, inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA). 


Tarif Listrik PLN 6–12 April 2026

Berikut rincian tarif listrik resmi per kWh yang berlaku mulai 1 April 2026.

Rumah Tangga Non-Subsidi

Rumah Tangga Subsidi

Tarif Bisnis

Tarif Industri


Token Rp 50 Ribu Dapat Berapa kWh?

Perhitungan berikut menggunakan simulasi PPJ Jakarta.

900 VA

(Rp 50.000 – 2,4%) ÷ 1.352
= 36,09 kWh

1.300–2.200 VA

(Rp 50.000 – 2,4%) ÷ 1.444,70
= 33,78 kWh

3.500–5.500 VA

(Rp 50.000 – 3%) ÷ 1.699,53
= 28,54 kWh

6.600 VA ke atas

(Rp 50.000 – 4%) ÷ 1.699,53
= 28,24 kWh


Token Rp 100 Ribu Dapat Berapa kWh?

900 VA

(Rp 100.000 – 2,4%) ÷ 1.352
= 72,19 kWh

1.300–2.200 VA

(Rp 100.000 – 2,4%) ÷ 1.444,70
= 67,56 kWh

3.500–5.500 VA

(Rp 100.000 – 3%) ÷ 1.699,53
= 57,07 kWh

6.600 VA ke atas

(Rp 100.000 – 4%) ÷ 1.699,53
= 56,49 kWh


Pemerintah Minta Masyarakat Hemat Listrik

Selain menetapkan tarif tetap, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara efisien dan bijak.

Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional di tengah dinamika ekonomi global.

Bagi pelanggan prabayar, nominal token yang diperoleh bisa sedikit berbeda di tiap daerah karena besaran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) tidak sama. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#harga token listrik April 2026 #token listrik Rp 50 ribu #token listrik Rp 100 ribu #tarif listrik terbaru #tarif listrik pln