Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Desa Sausu Tambu Bersinar, Dari Pesisir Parigi Moutong Jadi Motor Ekonomi Lewat Desa BRILiaN BRI

Ali Sodiqin • Jumat, 3 April 2026 | 20:26 WIB
Dari Potensi Lokal ke Prestasi Nasional, Desa BRILiaN Sausu Tambu Perkuat Ekonomi Pesisir. (foto: BRI)
Dari Potensi Lokal ke Prestasi Nasional, Desa BRILiaN Sausu Tambu Perkuat Ekonomi Pesisir. (foto: BRI)

RADARBANYUWANGI.ID – Desa Sausu Tambu menjadi contoh nyata bagaimana desa pesisir mampu bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Berbekal kekayaan sumber daya alam, keragaman budaya, serta dukungan program Desa BRILiaN dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, desa ini terus berkembang dengan pesat.

Terletak di Kabupaten Parigi Moutong, desa dengan luas sekitar 1.380 hektare ini dihuni masyarakat multikultural.

Budaya Kaili dan Hindu hidup berdampingan secara harmonis, menciptakan kehidupan sosial yang rukun sekaligus menjadi daya tarik tersendiri.

Potensi Alam dan Wisata Jadi Andalan

Mayoritas warga Desa Sausu Tambu menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan pertanian.

Komoditas utama meliputi padi, kelapa, hingga kakao yang menjadi tulang punggung ekonomi desa.

Namun, desa ini tak hanya mengandalkan sektor primer. Potensi wisata seperti Karosondaya kini menjadi magnet baru bagi wisatawan.

Pengembangan sektor pariwisata tersebut membuahkan hasil. Desa Sausu Tambu berhasil masuk dalam peringkat ke-9 dari 15 desa wisata terbaik nasional, menegaskan keberhasilan pengelolaan potensi secara terintegrasi.

BUMDes Jadi Motor Penggerak

Perkembangan ekonomi desa tidak lepas dari peran BUMDes Karosondaya yang menjadi penggerak utama berbagai unit usaha.

Melalui BUMDes, sejumlah layanan dan usaha produktif dikembangkan, mulai dari BRILink, wisata jembatan trekking, dermaga wisata, hingga rencana pengembangan kawasan wisata Tanjung.

Inovasi ini membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata desa.

Kolaborasi Warga Perkuat Ekosistem

Pengelolaan wisata dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai kelompok masyarakat.

Mulai dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), hingga Kelompok Tani Hutan (KTH).

Sinergi ini memastikan keberlanjutan destinasi wisata sekaligus pemerataan manfaat ekonomi.

Nelayan lokal pun turut merasakan dampak positif dengan adanya peluang tambahan penghasilan dari sektor wisata.

Klaster Usaha Unggulan Kian Berkembang

Selain pariwisata, penguatan ekonomi desa juga ditopang oleh pengembangan klaster usaha berbasis komoditas unggulan.

Kakao menjadi salah satu sektor utama yang melibatkan hampir seluruh masyarakat desa.

Di sisi lain, sektor perikanan tetap menjadi andalan dengan hasil tangkapan seperti ikan tongkol dan ikan lajang.

Komoditas kelapa juga mengalami peningkatan nilai tambah, dari sekadar kopra menjadi produk yang mampu menembus pasar luar daerah.

Hal ini menunjukkan peningkatan kapasitas usaha masyarakat yang semakin adaptif terhadap peluang pasar.

Peran BRI Dorong Inklusi Keuangan

Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, akses layanan keuangan menjadi faktor krusial.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk hadir melalui berbagai layanan inklusif seperti AgenBRILink, aplikasi BRImo, hingga dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha desa.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa program Desa BRILiaN merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Melalui program Desa BRILiaN, BRI mendorong penguatan kelembagaan desa, digitalisasi layanan keuangan, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ini telah menjangkau lebih dari 5.200 desa di seluruh Indonesia dan akan terus diperluas.

Desa Pesisir yang Adaptif dan Berdaya Saing

Dengan sinergi antara potensi lokal, penguatan kelembagaan, serta dukungan berkelanjutan dari BRI, Desa Sausu Tambu kini tumbuh sebagai desa pesisir yang adaptif, produktif, dan berdaya saing.

Transformasi ini menjadi bukti bahwa desa mampu berkembang pesat melalui kolaborasi dan optimalisasi potensi.

Desa Sausu Tambu pun layak menjadi role model pengembangan ekonomi desa di Indonesia. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Desa BRILiaN BRI #Desa Sausu Tambu #wisata Karosondaya #ekonomi desa pesisir #BUMDes Karosondaya