Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Desa Pajambon Kuningan Tembus 15 Besar Nasional Desa BRILiaN, Ekonomi Lokal Tumbuh Pesat Berbasis Potensi Desa

Ali Sodiqin • Rabu, 1 April 2026 | 18:13 WIB
Desa Pajambon Kuningan masuk 15 besar Desa BRILiaN berkat penguatan pertanian, wisata, dan BUMDes berbasis potensi lokal berkelanjutan. (foto: BRI)
Desa Pajambon Kuningan masuk 15 besar Desa BRILiaN berkat penguatan pertanian, wisata, dan BUMDes berbasis potensi lokal berkelanjutan. (foto: BRI)

RADARBANYUWANGI.ID – Transformasi ekonomi desa berbasis potensi lokal kian menunjukkan dampak nyata terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.

Hal tersebut tercermin dari capaian Desa Pajambon, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, yang sukses mengembangkan berbagai sektor unggulan menjadi ekosistem ekonomi desa yang produktif dan berkelanjutan.

Desa Pajambon berhasil mengoptimalkan sektor pertanian, peternakan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif secara terintegrasi.

Capaian ini mengantarkan desa tersebut masuk dalam jajaran desa terbaik Program Desa BRILiaN, bahkan menembus 15 besar nasional dari ribuan desa peserta.

Di tengah hamparan kebun sayur dan jambu merah yang subur, sektor pertanian menjadi fondasi utama penghidupan masyarakat.

Berbagai komoditas unggulan seperti sayur-sayuran, jambu merah, kopi, hingga tanaman hias menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi desa. Seluruh komoditas tersebut dikembangkan secara terintegrasi sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang signifikan.

Tak hanya bertumpu pada pertanian, Desa Pajambon juga mengembangkan sektor pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Destinasi Curug Lembah Cilengkrang dan Agrowisata Pakuon yang mulai dirintis sejak 2022 kini menjadi daya tarik tersendiri sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

Kepala Desa Pajambon, Nani Arinngsih, menjelaskan bahwa pengembangan klaster menjadi pendekatan utama dalam mengoptimalkan potensi desa. Melalui sistem klaster, setiap sektor ekonomi dapat berkembang lebih terarah dengan dukungan pemerintah desa.

“Dengan adanya klaster-klaster ini, pemerintah desa memberikan dukungan agar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Pendekatan ini terbukti efektif. Desa Pajambon mampu menunjukkan peningkatan signifikan hingga berhasil masuk 40 besar dan kini menembus 15 besar nasional Program Desa BRILiaN.

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mempercepat pengembangan kawasan, terutama Agrowisata Pakuon yang kini menjadi ikon pertumbuhan ekonomi lokal.

Penguatan ekonomi desa juga dilakukan melalui kelembagaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengelola berbagai unit usaha secara terintegrasi.

Mulai dari BUMDes Mart, pengembangan agrowisata, hingga program ketahanan pangan berbasis pertanian dan peternakan.

Selain itu, BUMDes turut menghadirkan layanan keuangan melalui Agen BRILink guna memperluas akses transaksi keuangan masyarakat desa.

Salah satu komoditas unggulan Desa Pajambon adalah jambu merah yang telah dikembangkan sejak 2008.

Komoditas ini tidak hanya dipasarkan dalam bentuk segar, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk turunan bernilai tambah, sehingga mampu memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Di sektor lain, klaster peternakan domba menjadi alternatif sumber penghasilan sekaligus tabungan hidup bagi warga.

Sementara itu, klaster kopi Pajambon yang menghasilkan varietas Arabika, Robusta, dan Tuberika turut memperkuat diversifikasi ekonomi desa.

Dukungan alat produksi serta akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk kopi lokal.

Secara terpisah, Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan bahwa Program Desa BRILiaN bertujuan memperkuat fondasi ekonomi desa melalui optimalisasi potensi lokal secara terintegrasi.

Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 5.200 desa di seluruh Indonesia sebagai bentuk komitmen dalam mendorong pemberdayaan ekonomi desa secara berkelanjutan.

“Desa Pajambon menjadi contoh bagaimana potensi lokal dapat dioptimalkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Melalui Program Desa BRILiaN, BRI tidak hanya menghadirkan pembiayaan, tetapi juga mendorong pendampingan dan penguatan ekosistem usaha secara menyeluruh,” jelasnya.

Keberhasilan Desa Pajambon menegaskan bahwa desa memiliki peran strategis sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru.

Dengan pengelolaan potensi lokal yang tepat, desa mampu menciptakan kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Desa Pajambon #agrowisata Kuningan #ekonomi desa #Desa BRILiaN #BUMDes