RADARBANYUWANGI.ID - Gangguan pada layanan mobile banking kembali memicu keresahan publik. Kali ini, aplikasi BRImo milik Bank Rakyat Indonesia (BRI) dilaporkan mengalami kendala teknis sejak pagi hari pada Rabu (1/4/2026).
Sejumlah nasabah mengaku terkejut saat membuka aplikasi dan mendapati saldo rekening mereka mendadak menunjukkan angka nol. Kondisi tersebut langsung memicu kepanikan, terlebih bagi pengguna yang tengah membutuhkan transaksi mendesak.
Keluhan pun cepat menyebar melalui berbagai kanal komunikasi, mulai dari media sosial hingga grup percakapan. Tidak hanya masalah tampilan saldo, sebagian pengguna juga mengaku gagal masuk ke aplikasi.
Manajemen BRI segera memberikan klarifikasi bahwa gangguan tersebut bukan disebabkan oleh kehilangan dana, melainkan akibat proses pemeliharaan sistem secara menyeluruh.
Dalam keterangan resminya, BRI menjelaskan bahwa maintenance dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat keamanan transaksi digital. Dampaknya, beberapa fitur aplikasi tidak berjalan normal, termasuk tampilan saldo yang tidak akurat.
Pihak bank menegaskan bahwa kondisi saldo nasabah tetap aman dan tidak mengalami perubahan.
Di sejumlah daerah, termasuk Sorong, Papua Barat Daya, nasabah bahkan mendatangi kantor cabang untuk memastikan kondisi rekening mereka. Kekhawatiran meningkat karena gangguan terjadi pada jam aktivitas pagi, bukan pada malam hari seperti biasanya.
Salah satu nasabah, Dede Qoriah, mengaku sempat panik saat hendak membeli token listrik melalui aplikasi.
“Saya kaget ketika melihat isi saldo saya nol atau kosong. Saya coba berulang kali tetap sama. Akhirnya saya menelepon pegawai BRI yang saya kenal, lalu dijelaskan kalau ada gangguan dari pusat,” ujarnya, dikutip RRI.
Ia menambahkan bahwa kekhawatiran muncul karena takut dana tabungannya hilang, sehingga ia memutuskan untuk datang langsung ke kantor BRI untuk memastikan kondisi rekeningnya.
Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya ketergantungan masyarakat terhadap layanan perbankan digital. Ketika akses terganggu, berbagai aktivitas finansial ikut terdampak, mulai dari pembayaran tagihan, transfer dana, hingga kebutuhan mendesak lainnya.
Gangguan yang berlangsung hingga pagi hari membuat dampaknya terasa lebih luas dibandingkan dengan pemeliharaan rutin yang biasanya dilakukan di malam hari.
Selama proses pemeliharaan berlangsung, BRI mengimbau nasabah untuk menggunakan kanal alternatif seperti ATM, internet banking, maupun layanan di kantor cabang.
Nasabah juga disarankan melakukan beberapa langkah sederhana jika mengalami kendala teknis:
- Menutup dan membuka kembali aplikasi
- Melakukan restart perangkat
- Membersihkan cache aplikasi
- Memastikan aplikasi telah diperbarui ke versi terbaru
Jika masalah berlanjut, nasabah diminta mencatat kode error dan melaporkannya ke layanan call center resmi.
BRI juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memastikan akan segera menginformasikan kepada nasabah setelah layanan kembali normal.
Editor : Lugas Rumpakaadi