Pertamina Pastikan BBM Aman Tanpa Kenaikan Harga per April 2026, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Rabu, 1 April 2026 | 11:46 WIB
Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM tetap aman tanpa kenaikan harga per 1 April 2026. (Pertamina)
Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM tetap aman tanpa kenaikan harga per 1 April 2026. (Pertamina)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya dalam menjaga ketersediaan energi nasional seiring kebijakan Pemerintah untuk tidak melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi, per 1 April 2026.

Sebagai badan usaha di sektor hilir energi, Pertamina Patra Niaga terus memastikan kelancaran distribusi melalui berbagai langkah strategis. Upaya tersebut meliputi penguatan koordinasi dengan pemasok, optimalisasi rantai distribusi, serta pengelolaan stok secara terukur agar pasokan energi tetap aman dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Komitmen ini juga disampaikan dalam audiensi antara Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Dalam pertemuan tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu gangguan distribusi.

“Regulasi ini bertujuan memberikan kepastian bagi masyarakat. Gerakan hemat energi sebaiknya menjadi bagian dari upaya bersama kita. Kondisi krisis global memang berdampak hingga tingkat regional dan lokal, sehingga kesadaran bersama sangat penting,” ujar Khofifah.

Senada dengan hal tersebut, Executive General Manager Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, menegaskan bahwa perusahaan terus menjalankan kebijakan pemerintah sekaligus menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan energi masyarakat.

“Kami memastikan distribusi energi berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menggunakan energi secara bijak, serta tidak terpengaruh oleh informasi yang berpotensi memicu panic buying,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Iwan menjelaskan bahwa pengawasan distribusi dilakukan secara berkelanjutan melalui koordinasi aktif dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. Pertamina juga secara rutin melakukan penyaluran BBM dan pemantauan lapangan guna memastikan ketersediaan energi tetap terjaga.

Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketahanan energi nasional dengan mengonsumsi energi secara bijak dan sesuai kebutuhan. Selain itu, masyarakat diimbau untuk mengakses informasi dari saluran resmi guna menghindari kesalahpahaman yang berpotensi menimbulkan kepanikan.

Melalui sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, Pertamina optimistis ketersediaan energi nasional akan tetap terjaga, sehingga mampu mendukung kelancaran aktivitas serta pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor.

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 atau mengakses situs resmi Pertamina Patra Niaga.

Editor : Lugas Rumpakaadi
pertamina bbm kenaikan harga april panic buying