Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Harga Perak Antam 1 April 2026 Turun Tipis, Emas Ikut Terkoreksi: Peluang atau Sinyal Waspada?

Ali Sodiqin • Rabu, 1 April 2026 | 09:44 WIB
Ilustrasi komoditas perak.
Ilustrasi komoditas perak.

RADARBANYUWANGI.ID – Harga perak batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam pada Rabu (1/4/2026) tercatat mengalami koreksi tipis.

Penurunan ini mengikuti tren penyesuaian teknis di pasar logam mulia global yang tengah bergerak dinamis memasuki kuartal kedua tahun ini.

Berdasarkan data perdagangan terkini, harga perak murni turun Rp550 menjadi Rp44.550 per gram.

Koreksi ini melanjutkan tren fluktuatif sejak akhir Maret, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tinggi.

Bagi investor, kondisi ini kerap dipandang sebagai peluang akumulasi. Dengan harga yang lebih rendah, biaya masuk menjadi lebih terjangkau untuk menambah portofolio aset lindung nilai (safe haven).

Grafik Harga Logam Mulia Hari Ini (1 April 2026)

Emas Ikut Terkoreksi, Pasar Sedang Profit Taking

Tak hanya perak, harga emas batangan Antam juga mengalami penurunan cukup dalam. Harga emas hari ini turun Rp30.000 ke level Rp2.807.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.837.000.

Harga buyback atau pembelian kembali juga ikut terkoreksi menjadi Rp2.425.000 per gram, turun Rp36.000.

Fenomena ini mencerminkan aksi ambil untung (profit taking) setelah reli panjang sepanjang Maret. Meski demikian, koreksi ini masih dianggap wajar dalam siklus pasar logam mulia.

Perak Lebih Volatil, Tapi Potensi Lebih Tinggi

Perak sering disebut sebagai “adik emas” karena memiliki karakteristik serupa namun dengan volatilitas lebih tinggi. Dalam sepekan terakhir, harga perak sempat turun hingga Rp43.550 per gram sebelum rebound dan kembali terkoreksi hari ini.

Volatilitas ini membuka peluang bagi trader jangka pendek, namun juga membawa risiko lebih besar dibandingkan emas yang relatif stabil.


Pengaruh Pasar Global dan Nilai Tukar

Di pasar internasional, harga perak justru menunjukkan penguatan. Kontrak berjangka Mei 2026 tercatat naik sekitar 2,93% ke level USD 72,638 per troy ons.

Namun, transmisi ke pasar domestik tidak terjadi secara instan. Faktor nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta biaya distribusi turut memengaruhi harga retail di Indonesia.

Di sisi lain, pelemahan IHSG sebesar 0,13% ke level 7.082,75 menunjukkan tekanan di pasar finansial secara umum, termasuk logam mulia.

Pajak Perak vs Emas, Mana Lebih Menguntungkan?

Investor juga perlu memahami aspek perpajakan. Perak batangan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11%.

Sementara itu, emas diatur melalui PMK No. 34/PMK.10/2017 dengan skema PPh 22 sebesar 0,45% (dengan NPWP) atau 0,9% (tanpa NPWP).

Perbedaan ini penting dalam menghitung potensi keuntungan bersih investasi.

Prospek Perak: Didukung Industri dan Energi Hijau

Ke depan, prospek perak dinilai tetap cerah. Selain sebagai instrumen investasi, perak juga memiliki peran penting dalam industri, termasuk:

Permintaan yang terus meningkat, sementara pasokan terbatas, diprediksi akan menjadi katalis kenaikan harga dalam jangka panjang.

Tips Bijak Membeli Logam Mulia

Penurunan harga perak menjadi Rp44.550 per gram hari ini merupakan bagian dari dinamika pasar yang wajar. Bagi investor jangka panjang, kondisi ini bisa menjadi momentum strategis untuk masuk pasar.

Namun, keputusan investasi tetap harus didasarkan pada analisis matang, tujuan keuangan, serta toleransi risiko masing-masing. Dalam situasi ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, logam mulia tetap menjadi salah satu instrumen yang relevan untuk menjaga nilai kekayaan.

Editor : Ali Sodiqin
#harga perak Antam hari ini #harga emas 1 April 2026 #investasi logam mulia #perak vs emas #harga emas turun