RADARBANYUWANGI.ID – Pergerakan harga emas di pasar domestik pada Selasa (31/3/2026) terpantau mengalami penyesuaian tipis seiring dinamika pasar komoditas global di penghujung bulan Maret.
Fluktuasi ini menjadi perhatian pelaku pasar, terutama setelah periode libur panjang Lebaran.
Emas batangan bersertifikat seperti Antam dan UBS masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mengamankan nilai aset.
Meski terjadi pergerakan harian, tren jangka panjang logam mulia dinilai tetap stabil dan memiliki prospek cerah sebagai instrumen investasi.
Penguatan indeks dolar Amerika Serikat (AS) serta ekspektasi pasar terhadap rilis data ekonomi awal kuartal kedua (Q2) menjadi faktor utama yang memengaruhi harga emas saat ini.
Pengamat pasar menilai, kondisi ini merupakan fase penyesuaian wajar.
“Emas cenderung sensitif terhadap pergerakan dolar AS dan kebijakan ekonomi global. Namun secara jangka panjang, masih menjadi aset lindung nilai yang kuat,” ujar analis komoditas.
Harga Emas Antam Hari Ini
Berdasarkan pembaruan resmi per 31 Maret 2026 (belum termasuk pajak PPh), berikut daftar harga emas Antam di Butik Logam Mulia:
-
0,5 gram: Rp 1.458.000
-
1 gram: Rp 2.815.000
-
2 gram: Rp 5.570.000
-
3 gram: Rp 8.330.000
-
5 gram: Rp 13.850.000
-
10 gram: Rp 27.645.000
-
25 gram: Rp 68.980.000
-
50 gram: Rp 137.885.000
-
100 gram: Rp 275.690.000
-
250 gram: Rp 688.950.000
-
500 gram: Rp 1.377.680.000
-
1000 gram: Rp 2.755.320.000
Sementara itu, harga buyback (beli kembali) emas Antam tercatat di level Rp 2.465.000 per gram.
Harga Emas UBS di Pegadaian
Di sisi lain, emas UBS yang dipasarkan melalui Pegadaian dan Galeri 24 juga menunjukkan pergerakan yang relatif stabil. Berikut rinciannya:
-
0,5 gram: Rp 1.428.000
-
1 gram: Rp 2.788.000
-
2 gram: Rp 5.525.000
-
5 gram: Rp 13.695.000
-
10 gram: Rp 27.245.000
-
25 gram: Rp 67.920.000
-
50 gram: Rp 135.650.000
-
100 gram: Rp 271.100.000
Emas UBS dikenal sebagai alternatif investasi dengan harga yang kompetitif dibandingkan emas Antam.
Estimasi Harga Emas Perhiasan
Selain emas batangan, harga emas perhiasan juga menjadi acuan masyarakat. Berikut estimasi harga rata-rata nasional (belum termasuk ongkos pembuatan):
-
24 Karat (99%): Rp 2.350.000/gram
-
22 Karat (91%): Rp 2.120.000/gram
-
18 Karat (75%): Rp 1.650.000/gram
-
17 Karat (70%): Rp 1.520.000/gram
-
10 Karat (42%): Rp 930.000/gram
Harga perhiasan biasanya dipengaruhi desain, merek, serta biaya produksi.
Faktor Penggerak Harga Emas
Pergerakan harga emas hari ini tidak lepas dari sejumlah faktor global dan domestik, antara lain:
-
Penguatan indeks dolar AS
-
Kebijakan suku bunga bank sentral global
-
Rilis data ekonomi kuartal kedua
-
Permintaan pasar pasca-Lebaran
-
Ketidakpastian geopolitik
Ketika dolar AS menguat, harga emas cenderung tertekan karena menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Strategi Cerdas Investasi Emas
Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi atau membeli emas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
-
Pantau harga secara berkala dari sumber resmi
-
Bandingkan harga antar platform seperti Butik Logam Mulia dan Pegadaian
-
Sesuaikan pembelian dengan tujuan investasi jangka panjang
-
Perhatikan selisih harga beli dan buyback
Memanfaatkan momentum harga yang stabil atau terkoreksi tipis dapat menjadi peluang bagi investor untuk masuk pasar.
Di tengah dinamika ekonomi global, emas tetap menjadi instrumen investasi yang diminati.
Selain berfungsi sebagai pelindung nilai (safe haven), emas juga dinilai mampu menjaga stabilitas kekayaan dalam jangka panjang.
Dengan kondisi pasar saat ini, pelaku investasi disarankan tetap cermat dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, sambil terus memantau perkembangan harga emas ke depan. (*)
Editor : Ali Sodiqin