RADARBANYUWANGI.ID – Harga emas di PT Pegadaian kompak melemah pada perdagangan Sabtu pagi (28/3/2026). Penurunan terjadi pada tiga produk logam mulia sekaligus, yakni UBS, Galeri24, dan Antam.
Berdasarkan data dari laman Sahabat Pegadaian, harga emas UBS turun Rp 22.000 menjadi Rp 2.819.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.841.000. Sementara itu, emas Galeri24 melemah Rp 21.000 ke level Rp 2.806.000 per gram dari posisi Rp 2.827.000.
Penurunan lebih dalam terjadi pada emas Antam di Pegadaian. Produk dari PT Aneka Tambang Tbk tersebut terkoreksi Rp 41.000 menjadi Rp 2.909.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.950.000.
Pergerakan Harga Dipengaruhi Sentimen Global
Melemahnya harga emas di dalam negeri tidak lepas dari dinamika pasar global. Meski sebelumnya harga emas dunia sempat melonjak signifikan, tekanan jangka pendek membuat harga kembali terkoreksi.
Mengacu laporan CNBC, harga emas dunia justru sempat melonjak lebih dari 3 persen pada perdagangan Jumat (27/3/2026). Harga emas spot naik 3,6 persen ke USD 4.536,29 per ounce, sementara kontrak berjangka AS untuk pengiriman April juga naik ke USD 4.533,70.
Analis pasar dari RJO Futures, Daniel Pavilonis, menyebut kenaikan tersebut dipicu aksi beli setelah harga sempat terkoreksi tajam di awal pekan.
“Koreksi harga baru-baru ini menciptakan peluang yang sangat bagus. Ini adalah waktu yang luar biasa untuk membeli emas,” ujarnya.
Namun, volatilitas masih tinggi seiring ketidakpastian konflik geopolitik di Timur Tengah serta perubahan ekspektasi kebijakan moneter global.
Rincian Harga Emas Pegadaian Hari Ini
Berikut daftar lengkap harga emas di Pegadaian:
Galeri24
-
0,5 gram: Rp 1.471.000
-
1 gram: Rp 2.806.000
-
2 gram: Rp 5.544.000
-
5 gram: Rp 13.756.000
-
10 gram: Rp 27.440.000
-
25 gram: Rp 68.229.000
-
50 gram: Rp 136.349.000
-
100 gram: Rp 272.564.000
-
250 gram: Rp 679.735.000
-
500 gram: Rp 1.359.470.000
-
1.000 gram: Rp 2.718.940.000
Antam
-
0,5 gram: Rp 1.506.000
-
1 gram: Rp 2.909.000
-
2 gram: Rp 5.755.000
-
3 gram: Rp 8.607.000
-
5 gram: Rp 14.309.000
-
10 gram: Rp 28.561.000
-
25 gram: Rp 71.273.000
-
50 gram: Rp 142.463.000
-
100 gram: Rp 284.845.000
UBS
-
0,5 gram: Rp 1.524.000
-
1 gram: Rp 2.819.000
-
2 gram: Rp 5.594.000
-
5 gram: Rp 13.824.000
-
10 gram: Rp 27.501.000
-
25 gram: Rp 67.617.000
-
50 gram: Rp 136.952.000
-
100 gram: Rp 273.795.000
-
250 gram: Rp 684.285.000
-
500 gram: Rp 1.366.964.000
Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar dan kebijakan internal Pegadaian.
Faktor Suku Bunga dan Inflasi
Selain faktor geopolitik, arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve juga menjadi penentu utama pergerakan emas.
Kenaikan inflasi global akibat lonjakan harga energi membuat pasar memperkirakan potensi perubahan kebijakan suku bunga. Kondisi ini biasanya menjadi tekanan bagi emas karena meningkatkan biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Berdasarkan data FedWatch Tool dari CME Group, pelaku pasar kini memperkirakan adanya penurunan suku bunga AS pada 2026, berbeda dari ekspektasi sebelumnya.
Proyeksi Harga Emas
Di tengah volatilitas pasar, sejumlah lembaga keuangan tetap optimistis terhadap prospek emas. Commerzbank bahkan menaikkan target harga emas hingga USD 5.000 per ounce pada akhir tahun.
Optimisme ini didorong oleh potensi meredanya konflik Timur Tengah serta kemungkinan pelonggaran kebijakan moneter di masa depan.
Di sisi lain, harga komoditas lain juga ikut bergerak. Perak naik 4,4 persen ke USD 71,01 per ounce, platinum menguat 3 persen ke USD 1.882,05, dan paladium naik 3,7 persen ke USD 1.403,54.
Investor Diminta Cermat
Dengan kondisi pasar yang fluktuatif, investor disarankan untuk lebih cermat dalam mengambil keputusan. Penurunan harga emas saat ini bisa menjadi peluang akumulasi, namun tetap harus mempertimbangkan risiko global yang masih tinggi.
Kombinasi antara faktor geopolitik, inflasi, dan kebijakan moneter akan terus menjadi penentu arah harga emas dalam jangka pendek maupun panjang. (*)
Editor : Ali SodiqinSumber : Antara