RADARBANYUWANGI.ID - Pergerakan harga emas perhiasan di pasar domestik menunjukkan tren yang beragam pada Sabtu pagi (21/3/2026).
Sejumlah pelaku industri mencatat harga cenderung stabil, namun sebagian lainnya mengalami penurunan cukup signifikan.
Data terbaru menunjukkan harga emas perhiasan di Raja Emas Indonesia dan Hartadinata Abadi masih bertahan stabil. Sementara itu, harga di Laku Emas justru mengalami koreksi di berbagai kadar karat.
Raja Emas Indonesia: Harga Stabil di Semua Kadar
Di Raja Emas Indonesia, harga emas perhiasan terpantau tidak mengalami perubahan dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Untuk kadar tertinggi, yakni 24 karat, harga berada di Rp2.230.000 per gram. Sementara kadar lain juga relatif stabil dengan rincian sebagai berikut:
- 23 karat: Rp2.010.000
- 22 karat: Rp1.921.000
- 21 karat: Rp1.835.000
- 20 karat: Rp1.746.000
- 19 karat: Rp1.657.000
- 18 karat: Rp1.571.000
- 17 karat: Rp1.482.000
- 16 karat: Rp1.394.000
- 15 karat: Rp1.307.000
- 14 karat: Rp1.219.000
- 13 karat: Rp1.130.000
- 12 karat: Rp1.044.000
Stabilnya harga ini menunjukkan permintaan dan pasokan yang relatif seimbang di segmen perhiasan.
Hartadinata Abadi Juga Bertahan Stabil
Kondisi serupa juga terjadi di Hartadinata Abadi. Perusahaan manufaktur perhiasan ini mempertahankan harga di seluruh varian produknya.
Berikut daftar harga:
- 22 karat: Rp2.524.000
- 20 karat: Rp2.475.000
- 17 karat: Rp2.205.000
- 16 karat: Rp2.083.000
- 9 karat: Rp1.397.000
- 8 karat: Rp1.287.000
- 6 karat: Rp1.103.000
Harga yang stabil di dua pelaku besar ini memberi sinyal bahwa pasar perhiasan masih relatif terjaga, meskipun terjadi gejolak di pasar global.
Laku Emas Turun, Koreksi Hingga Rp147 Ribu
Berbeda dengan dua pelaku sebelumnya, harga emas perhiasan di Laku Emas justru mengalami penurunan di seluruh kadar karat.
Penurunan paling signifikan terjadi pada emas 24 karat yang turun Rp147.000 menjadi Rp2.361.000 per gram.
Rincian harga terbaru:
- 24 karat: Rp2.361.000 (turun Rp147.000)
- 23 karat: Rp2.028.000 (turun Rp127.000)
- 22 karat: Rp1.939.000 (turun Rp122.000)
- 21 karat: Rp1.854.000 (turun Rp117.000)
- 20 karat: Rp1.764.000 (turun Rp112.000)
- 19 karat: Rp1.675.000 (turun Rp105.000)
- 18 karat: Rp1.585.000 (turun Rp100.000)
- 17 karat: Rp1.495.000 (turun Rp95.000)
- 16 karat: Rp1.405.000 (turun Rp90.000)
- 15 karat: Rp1.319.000 (turun Rp82.000)
- 14 karat: Rp1.229.000 (turun Rp78.000)
- 13 karat: Rp1.141.000 (turun Rp72.000)
- 12 karat: Rp1.051.000 (turun Rp67.000)
Koreksi ini mencerminkan tekanan dari pasar global yang sebelumnya juga menyeret harga emas batangan.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas Perhiasan
Pergerakan harga emas perhiasan tidak terlepas dari berbagai faktor eksternal. Di antaranya:
- Fluktuasi nilai tukar mata uang
- Permintaan industri perhiasan global
- Kebijakan bank sentral terkait cadangan emas
- Pergerakan harga emas dunia
Ketika harga emas global mengalami tekanan, dampaknya akan merambat ke pasar domestik, termasuk produk perhiasan.
Strategi Investor dan Konsumen
Dengan kondisi pasar yang dinamis, calon pembeli maupun investor disarankan untuk terus memantau perkembangan harga.
Harga yang stabil bisa menjadi momentum untuk membeli, sementara penurunan tajam seperti di Laku Emas bisa dimanfaatkan untuk akumulasi—dengan catatan tetap mempertimbangkan tren jangka panjang.
Di sisi lain, bagi yang ingin menjual, penting untuk memperhatikan selisih harga beli dan jual agar tidak merugi.
Prospek ke Depan Masih Fluktuatif
Ke depan, harga emas perhiasan diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif mengikuti dinamika global.
Ketidakpastian ekonomi dan kebijakan moneter akan menjadi faktor utama yang menentukan arah harga.
Dengan demikian, pelaku pasar perlu cermat membaca situasi agar dapat mengambil keputusan yang tepat di tengah volatilitas yang masih tinggi. (*)
Editor : Ali Sodiqin