RADARBANYUWANGI.ID - Pergerakan harga emas pada Selasa, 17 Maret 2026, menunjukkan tren koreksi di berbagai lini, mulai dari emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam), produk Pegadaian, hingga emas perhiasan di sejumlah ritel.
Penurunan ini menjadi perhatian pelaku pasar, mengingat sebelumnya harga emas sempat mencatatkan kenaikan signifikan sepanjang awal tahun 2026.
Harga Emas Antam Lanjut Turun
Berdasarkan data dari Logam Mulia Antam, harga emas Antam hari ini turun Rp 4.000 menjadi Rp 2.988.000 per gram.
Koreksi ini melanjutkan tren pelemahan dalam beberapa hari terakhir. Pada Sabtu (14/3/2026), harga emas sempat turun Rp 5.000 ke level Rp 2.992.000 per gram. Bahkan, pada hari yang sama, harga sempat anjlok lebih dalam hingga Rp 24.000.
Meski demikian, secara tahunan performa emas masih terbilang kuat. Sejak awal 2026, harga emas Antam telah naik sekitar 20 persen dari posisi Rp 2.488.000 per gram pada 1 Januari 2026.
Rekor harga tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) tercatat pada 29 Januari 2026, saat emas menyentuh level Rp 3.168.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback juga terkoreksi Rp 4.000 menjadi Rp 2.740.000 per gram.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut daftar harga emas Antam per Selasa, 17 Maret 2026 (belum termasuk pajak):
- 0,5 gram: Rp 1.544.000
- 1 gram: Rp 2.988.000
- 2 gram: Rp 5.916.000
- 3 gram: Rp 8.849.000
- 5 gram: Rp 14.715.000
- 10 gram: Rp 29.375.000
- 25 gram: Rp 73.312.000
- 50 gram: Rp 146.545.000
- 100 gram: Rp 293.012.000
- 250 gram: Rp 732.265.000
- 500 gram: Rp 1.464.320.000
- 000 gram: Rp 2.928.600.000
Dalam transaksi emas, ketentuan pajak mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali di atas Rp 10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen (NPWP) dan 3 persen (non-NPWP).
Harga Emas Pegadaian Ikut Melemah
Selain Antam, harga emas di Pegadaian juga menunjukkan tren melemah, khususnya pada produk Galeri24 dan UBS.
Harga emas Galeri24:
- 0,5 gram: Rp 1.574.000
- 1 gram: Rp 3.001.000
- 2 gram: Rp 5.929.000
- 5 gram: Rp 14.714.000
- 10 gram: Rp 29.350.000
- 25 gram: Rp 72.979.000
- 50 gram: Rp 145.844.000
- 100 gram: Rp 291.543.000
- 250 gram: Rp 727.068.000
- 500 gram: Rp 1.454.134.000
- 000 gram: Rp 2.908.267.000
Harga emas UBS:
- 0,5 gram: Rp 1.630.000
- 1 gram: Rp 3.015.000
- 2 gram: Rp 5.983.000
- 5 gram: Rp 14.786.000
- 10 gram: Rp 29.416.000
- 25 gram: Rp 73.395.000
- 50 gram: Rp 146.487.000
- 100 gram: Rp 292.860.000
- 250 gram: Rp 731.934.000
- 500 gram: Rp 1.462.149.000
Koreksi ini menunjukkan bahwa pasar emas domestik sedang mengalami fase penyesuaian setelah reli harga di awal tahun.
Emas Perhiasan Bergerak Variatif
Di sektor ritel, harga emas perhiasan juga menunjukkan pergerakan yang beragam. Di Raja Emas Indonesia, harga turun di hampir seluruh kadar karat.
Contoh harga di Raja Emas Indonesia:
- 24 Karat: Rp 2.430.000 (turun Rp 20.000)
- 22 Karat: Rp 2.118.000 (turun Rp 5.000)
- 18 Karat: Rp 1.733.000 (turun Rp 5.000)
- 12 Karat: Rp 1.155.000 (turun Rp 5.000)
Sementara itu, harga emas perhiasan di Hartadinata Abadi dan Laku Emas terpantau stabil di seluruh kadar.
Faktor Penggerak dan Strategi Investor
Pergerakan harga emas dipengaruhi berbagai faktor global, seperti nilai tukar mata uang, kebijakan suku bunga bank sentral, serta permintaan industri.
Meski harga sedang terkoreksi, emas tetap menjadi instrumen investasi safe haven yang diminati. Fluktuasi jangka pendek justru sering dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian.
Bagi masyarakat, momentum penurunan harga seperti saat ini bisa menjadi peluang masuk pasar. Namun, keputusan investasi tetap harus disesuaikan dengan profil risiko dan kondisi keuangan.
Dengan tren positif sepanjang 2026, emas—baik batangan maupun perhiasan—diperkirakan masih akan menjadi pilihan utama investasi masyarakat Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global. (*)
Editor : Ali Sodiqin