Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ribuan SPBU Disiagakan, YLKI Sebut Satgas Pertamina Redam Kekhawatiran Publik

Lugas Rumpakaadi • Senin, 16 Maret 2026 | 15:15 WIB

Camat Singojuruh bersama petugas Satpol PP melakukan sidak BBM dan elpiji tabung melon di wilayahnya Senin (9/3).
Camat Singojuruh bersama petugas Satpol PP melakukan sidak BBM dan elpiji tabung melon di wilayahnya Senin (9/3).

RADARBANYUWANGI.ID - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri oleh PT Pertamina (Persero) sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan energi sekaligus mencegah kepanikan masyarakat menjelang Lebaran 2026.

Ketua YLKI Niti Emiliana mengatakan keberadaan satgas tersebut menjadi sinyal kesiapsiagaan perusahaan energi nasional dalam mengantisipasi lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG selama periode Ramadan hingga arus mudik dan balik Lebaran.

“Pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh PT Pertamina (Persero) merupakan langkah yang baik dan positif,” kata Niti di Jakarta, Minggu (15/3/2026).

Satgas tersebut beroperasi selama 9 Maret hingga 1 April 2026 di seluruh wilayah Indonesia. Menurut Niti, sebagai agenda tahunan, Pertamina dinilai telah memiliki pengalaman dalam mengelola kebutuhan energi masyarakat selama periode hari besar keagamaan.

Ia menilai persiapan yang matang menjadi kunci agar stok BBM dan LPG tetap aman meskipun mobilitas masyarakat meningkat signifikan saat Lebaran.

“Dalam kondisi ini, penggunaan konsumsi BBM dan LPG tentu meningkat secara signifikan. Makanya, Pertamina juga harus bersiap,” ujarnya.

Momentum Lebaran diprediksi akan memicu peningkatan aktivitas ekonomi dan pergerakan masyarakat secara besar-besaran. Oleh karena itu, YLKI menilai kesiapan distribusi energi sangat krusial agar tidak menimbulkan kekhawatiran publik.

Menurut Niti, langkah Pertamina yang menyiagakan ribuan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan agen LPG, termasuk yang beroperasi 24 jam, merupakan bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi selama periode mudik dan arus balik.

“Dari sisi perlindungan konsumen, langkah Pertamina ini sebagai bentuk antisipasi untuk memastikan keandalan dan kecukupan pasokan, stabilitas, distribusi,” katanya.

Namun demikian, YLKI tetap memberikan sejumlah catatan. Pertamina diminta memastikan distribusi energi merata, khususnya di jalur-jalur utama mudik. Selain itu, pengawasan terhadap kualitas dan takaran BBM juga perlu diperketat.

YLKI juga mendorong agar mekanisme penanganan keluhan konsumen dapat berjalan responsif selama periode tersebut.

Di tengah dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi pasokan energi, Niti berharap pemerintah dan Pertamina tidak hanya fokus menjaga stabilitas energi saat momentum Lebaran saja.

Menurutnya, upaya menjaga ketahanan energi nasional perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat tidak menghadapi risiko gangguan pasokan di masa mendatang.

Selain menjaga pasokan energi, Pertamina juga menghadirkan layanan tambahan bagi masyarakat melalui fasilitas Serambi MyPertamina di berbagai titik perjalanan.

Niti menilai fasilitas tersebut memberikan nilai tambah bagi para pemudik karena menyediakan tempat istirahat yang nyaman selama perjalanan jauh.

Serambi MyPertamina tersebar di 43 lokasi strategis seperti rest area tol, jalur nontol, bandara, pelabuhan, dan stasiun kereta api. Pemudik dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari musala, mini klinik, area bermain anak, kursi pijat, hingga makanan dan minuman gratis.

Untuk mendukung operasional Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina menyiagakan berbagai infrastruktur energi di seluruh Indonesia. Di antaranya 7.885 SPBU, 6.777 Pertashop, 6.662 agen LPG, 757 stasiun pengisian bulk elpiji (SPBE), serta 223 agen minyak tanah.

Selain itu, perusahaan juga menyiapkan 96 unit layanan modular BBM, 62 Kiosk Pertamina, 200 motorist BBM, 2.701 outlet PDS Bright Gas, serta 200 mobil tangki siaga.

Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan pasokan energi tetap tersedia dan distribusinya berjalan lancar selama periode Ramadan hingga Lebaran 2026.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#ylki #Satgas Ramadan #idulfitri #pertamina #lpg #bbm