RADARBANYUWANGI.ID – Dinamika ekonomi global yang fluktuatif dinilai menjadi tantangan bagi berbagai sektor usaha, termasuk properti. Meski demikian, sektor perumahan di Banyuwangi diyakini tetap memiliki prospek berkembang seiring dukungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Banyuwangi, H Rindar Suhardiansyah, dalam kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim piatu yang digelar di Ballroom Kokoon Hotel Banyuwangi, Kamis (12/3/2026).
Menurut pengurus Kadin Banyuwangi ini, kondisi ekonomi dan politik global pada 2026 cukup dinamis. Namun pihaknya tetap optimistis iklim usaha di Banyuwangi akan terus tumbuh, terutama dengan adanya kolaborasi antara pengembang dan pemerintah daerah.
“Kontraksi dan distraksi ekonomi global saat ini sangat-sangat unstable. Tapi saya yakin dengan slogan ‘Tandang Bareng’ dari Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, tantangan di tahun 2026 dapat kita lalui dengan baik,” ujar salah satu tokoh penerima Sunrise of Java Awards ini.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (PU CKPP) Banyuwangi Cahyanto Hendri Wahyudi, Kepala DPMPTSP Banyuwangi Henik Setyorini, Ketua Fraksi PKB DPRD Banyuwangi Arvy Rizaldy, Anggota Komisi IV DPRD Banyuwangi Zamroni, serta perwakilan SKPD terkait.
Editor : Lugas Rumpakaadi