RADARBANYUWANGI.ID - Kabar gembira bagi para pensiunan aparatur sipil negara (ASN). Tunjangan Hari Raya (THR) pensiunan 2026 mulai dicairkan di berbagai daerah di Indonesia sejak Kamis (5/3/2026).
Sejumlah bank penyalur dilaporkan telah mulai mentransfer dana THR ke rekening penerima manfaat.
Bank-bank yang sudah menyalurkan dana tersebut antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri Taspen, Bank Negara Indonesia (BNI), serta sejumlah bank pembangunan daerah (BPD).
Berdasarkan pantauan dari berbagai laporan penerima hingga Kamis malam, proses pencairan THR pensiunan sudah mulai diterima oleh banyak penerima manfaat di berbagai wilayah.
Meski demikian, sebagian daerah masih melaporkan dana THR belum masuk ke rekening pensiunan karena proses transfer dilakukan secara bertahap oleh masing-masing bank penyalur.
Pencairan THR Dilakukan Sejak Siang Hari
Berdasarkan laporan para penerima, sebagian besar bank penyalur mulai melakukan transfer dana THR sejak siang hingga malam hari.
Beberapa penerima bahkan menyebut dana THR sudah masuk ke rekening sekitar pukul 12.00 siang waktu setempat.
Di wilayah Tanjung Pinang misalnya, bank penyalur Bank Riau Kepri dilaporkan telah lebih dulu mencairkan dana THR kepada para pensiunan.
Sementara itu di Kalimantan Selatan, sejumlah pensiunan yang menerima pembayaran melalui Bank Rakyat Indonesia dan Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan juga melaporkan bahwa dana THR sudah masuk ke rekening mereka.
Daftar Bank yang Sudah Menyalurkan THR
Selain bank-bank tersebut, sejumlah lembaga perbankan lain juga dilaporkan telah memulai proses pencairan THR pensiunan.
Bank penyalur yang sudah mulai menyalurkan dana antara lain:
- Bank Mandiri Taspen
- Bank SulutGo
- Bank BJB
- Bank Pembangunan Daerah Bali
- Bank Jateng
- Bank Papua
- Bank Syariah Indonesia
- SMBC Indonesia (eks BTPN)
Beberapa penerima bahkan menyebut dana THR sudah bisa langsung ditarik melalui ATM maupun layanan agen bank seperti BRILink.
Sejumlah Daerah Sudah Konfirmasi Pencairan
Laporan pencairan THR pensiunan juga datang dari berbagai wilayah di Indonesia.
Beberapa daerah yang telah melaporkan dana masuk ke rekening penerima antara lain:
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Selatan
- Tomohon, Sulawesi Utara
- Kendari, Sulawesi Tenggara
- Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan
- Papua
- Lampung
- Pekanbaru dan wilayah Riau
- Sumatera Selatan
Selain itu, wilayah seperti Barito Timur dan Bombana juga melaporkan bahwa dana THR sudah diterima oleh sebagian pensiunan.
Beberapa penerima bahkan menyebut nominal THR yang masuk ke rekening mencapai lebih dari Rp4 juta, tergantung dari besaran gaji pensiun masing-masing.
Masih Ada Daerah yang Belum Terima
Meski pencairan telah berlangsung di banyak daerah, sejumlah pensiunan di beberapa wilayah masih melaporkan bahwa dana THR belum masuk ke rekening mereka.
Beberapa wilayah yang dilaporkan belum menerima pencairan antara lain:
- Lombok
- Solok
- wilayah nasabah Bank Negara Indonesia di Jambi
- Banjarnegara untuk sebagian bank
- beberapa daerah di Sulawesi Barat
Selain itu, sebagian penerima melalui SMBC Indonesia juga melaporkan bahwa pencairan belum merata.
Perbedaan waktu pencairan ini umumnya disebabkan oleh proses administrasi masing-masing bank penyalur serta sistem transfer yang dilakukan secara bertahap.
PNS Aktif Dilaporkan Belum Terima THR
Sementara itu, hingga Kamis malam, sejumlah laporan menyebutkan bahwa pegawai negeri sipil (PNS) aktif di beberapa daerah masih belum menerima pencairan THR.
Sebagai contoh, laporan dari Ketapang di Kalimantan Barat menyebutkan bahwa THR bagi PNS setempat belum masuk ke rekening.
Hal ini menunjukkan bahwa proses pencairan saat ini lebih dahulu dilakukan kepada para pensiunan dibandingkan ASN yang masih aktif.
Tidak Ada Kenaikan Gaji Pensiunan
Dalam informasi yang beredar di kalangan penerima manfaat, disebutkan bahwa tidak ada kenaikan gaji pensiunan pada tahun ini.
Dengan demikian, besaran THR yang diterima tetap mengikuti nilai gaji pensiun yang berlaku sebelumnya.
Nominal yang diterima masing-masing pensiunan pun berbeda, tergantung pada golongan serta jumlah gaji pensiun bulanan yang diterima.
Pensiunan Diminta Rutin Cek Rekening
Bagi para pensiunan yang hingga kini belum menerima THR, disarankan untuk terus memantau rekening masing-masing.
Proses pencairan biasanya dilakukan secara bertahap oleh bank penyalur sehingga kemungkinan dana masih berada dalam tahap transfer.
Penerima juga dapat melakukan pengecekan melalui berbagai layanan perbankan seperti:
- ATM
- mobile banking
- internet banking
- layanan agen bank
Dengan proses pencairan yang masih terus berlangsung, diharapkan seluruh pensiunan dapat segera menerima THR pensiunan 2026 sebelum Hari Raya Idul Fitri. (*)
Editor : Ali Sodiqin