RADARBANYUWANGI.ID - Harga emas perhiasan pada perdagangan Rabu pagi (4/3/2026) menunjukkan pergerakan yang bervariasi.
Sejumlah penyedia emas perhiasan nasional mencatat tren pelemahan harga, meski sebagian lainnya masih mempertahankan posisi stabil.
Data terbaru menunjukkan harga emas perhiasan di Raja Emas Indonesia dan Laku Emas mengalami penurunan pada berbagai kadar karat.
Sementara itu, harga emas perhiasan yang dipasarkan Hartadinata Abadi terpantau tidak mengalami perubahan dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar emas yang masih dipengaruhi berbagai faktor global maupun domestik.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas Perhiasan
Pergerakan harga emas perhiasan tidak hanya bergantung pada harga emas dunia.
Sejumlah faktor lain turut memengaruhi, di antaranya permintaan industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas.
Selain itu, perubahan daya beli masyarakat dan tren konsumsi perhiasan juga menjadi variabel penting dalam menentukan harga di tingkat ritel.
Dengan tren harga yang bergerak dinamis, calon pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk rutin memantau perkembangan pasar agar dapat menentukan waktu terbaik untuk membeli maupun menjual emas.
Harga Emas Perhiasan Raja Emas Indonesia (4 Maret 2026)
Harga emas perhiasan di Raja Emas Indonesia kompak mengalami penurunan di seluruh kadar karat.
- 24 Karat: Rp2.520.000 per gram (turun Rp85.000)
- 23 Karat: Rp2.205.000 per gram (turun Rp85.000)
- 22 Karat: Rp2.107.000 per gram (turun Rp83.000)
- 21 Karat: Rp2.012.000 per gram (turun Rp79.000)
- 20 Karat: Rp1.915.000 per gram (turun Rp75.000)
- 19 Karat: Rp1.818.000 per gram (turun Rp72.000)
- 18 Karat: Rp1.723.000 per gram (turun Rp68.000)
- 17 Karat: Rp1.626.000 per gram (turun Rp65.000)
- 16 Karat: Rp1.529.000 per gram (turun Rp61.000)
- 15 Karat: Rp1.434.000 per gram (turun Rp58.000)
- 14 Karat: Rp1.337.000 per gram (turun Rp54.000)
- 13 Karat: Rp1.240.000 per gram (turun Rp51.000)
- 12 Karat: Rp1.145.000 per gram (turun Rp47.000)
Penurunan merata ini menunjukkan adanya koreksi harga mengikuti tren pasar emas global.
Harga Emas Perhiasan Laku Emas (CMK Group)
Berbeda tipis dengan Raja Emas Indonesia, harga emas di Laku Emas mayoritas melemah, meski kadar tertinggi justru mengalami kenaikan.
- 24 Karat: Rp2.643.000 per gram (naik Rp20.000)
- 23 Karat: Rp2.273.000 per gram (turun Rp17.000)
- 22 Karat: Rp2.174.000 per gram (turun Rp16.000)
- 21 Karat: Rp2.078.000 per gram (turun Rp16.000)
- 20 Karat: Rp1.978.000 per gram (turun Rp15.000)
- 19 Karat: Rp1.878.000 per gram (turun Rp14.000)
- 18 Karat: Rp1.777.000 per gram (turun Rp13.000)
- 17 Karat: Rp1.677.000 per gram (turun Rp12.000)
- 16 Karat: Rp1.576.000 per gram (turun Rp12.000)
- 15 Karat: Rp1.478.000 per gram (turun Rp11.000)
- 14 Karat: Rp1.378.000 per gram (turun Rp11.000)
- 13 Karat: Rp1.280.000 per gram (turun Rp10.000)
- 12 Karat: Rp1.180.000 per gram (turun Rp8.000)
Kenaikan pada emas 24 karat menunjukkan adanya permintaan khusus pada kadar emas tertinggi.
Harga Emas Perhiasan Hartadinata Abadi
Sementara itu, Hartadinata Abadi mempertahankan harga stabil pada seluruh kadar emas perhiasan yang dipasarkan.
- 22 Karat: Rp2.874.000 per gram (stabil)
- 20 Karat: Rp2.818.000 per gram (stabil)
- 17 Karat: Rp2.511.000 per gram (stabil)
- 16 Karat: Rp2.372.000 per gram (stabil)
- 9 Karat: Rp1.591.000 per gram (stabil)
- 8 Karat: Rp1.465.000 per gram (stabil)
- 6 Karat: Rp1.256.000 per gram (stabil)
Stabilnya harga menunjukkan strategi penyesuaian internal perusahaan yang belum mengikuti koreksi pasar secara langsung.
Prospek Harga Emas Perhiasan
Pengamat pasar menilai harga emas perhiasan masih berpotensi bergerak fluktuatif dalam jangka pendek.
Faktor global seperti inflasi, kebijakan suku bunga bank sentral, serta pergerakan dolar AS masih menjadi penentu utama arah harga emas.
Bagi masyarakat, emas perhiasan tetap memiliki dua fungsi sekaligus, yakni sebagai aset investasi dan kebutuhan gaya hidup.
Karena itu, memahami perbedaan kadar karat serta tren harga menjadi langkah penting sebelum melakukan transaksi.
Investor maupun pembeli disarankan membandingkan harga antar penyedia serta memperhatikan selisih harga beli dan jual agar keputusan investasi menjadi lebih optimal. (*)
Editor : Ali Sodiqin