RADARBANYUWANGI.ID - Harga rata-rata bahan pokok dan barang penting di Jawa Timur pada Jumat (27/2/2026) pukul 08.25 WIB menunjukkan variasi harga di sejumlah komoditas strategis.
Sejumlah kebutuhan pangan seperti beras, gula, minyak goreng, hingga daging masih menjadi perhatian masyarakat menjelang akhir pekan.
Berdasarkan data pemantauan harga wilayah Jawa Timur, komoditas cabe rawit merah tercatat menjadi yang tertinggi di kelompok hortikultura dengan harga Rp85.215 per kilogram.
Sementara beras premium berada di level Rp14.843 per kilogram dan beras medium Rp12.980 per kilogram.
Kondisi ini menjadi indikator penting stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat, terutama menjelang periode konsumsi akhir pekan dan mendekati momentum Ramadan.
Harga Beras, Gula, dan Minyak Goreng
Komoditas utama pangan terpantau relatif stabil.
- Beras Premium: Rp14.843/kg
- Beras Medium: Rp12.980/kg
- Gula Kristal Putih: Rp16.788/kg
- Minyak Goreng Curah: Rp19.010/kg
- Minyak Goreng Kemasan Premium: Rp20.859/liter
- Minyak Goreng Kemasan Sederhana: Rp17.245/liter
- Minyak Goreng MINYAKITA: Rp16.200/liter
Harga minyak goreng kemasan premium masih bertahan di atas Rp20 ribu per liter, sedangkan MINYAKITA tetap menjadi opsi lebih terjangkau.
Harga Daging dan Telur
Untuk protein hewani, harga daging sapi masih berada di atas Rp120 ribu per kilogram.
- Daging Sapi Paha Belakang: Rp120.291/kg
- Daging Ayam Ras: Rp37.554/kg
- Daging Ayam Kampung: Rp73.250/ekor
- Telur Ayam Ras: Rp29.718/kg
- Telur Ayam Kampung: Rp44.578/kg
Harga daging ayam ras berada di kisaran Rp37 ribuan per kilogram, relatif stabil dibanding pekan sebelumnya.
Susu, Kedelai, dan Tepung
Beberapa produk olahan dan bahan baku industri rumah tangga juga tercatat sebagai berikut:
- Susu Kental Manis Bendera (370 gr): Rp12.546
- Susu Kental Manis Indomilk (370 gr): Rp12.390
- Susu Bubuk Bendera 400 gr: Rp44.773
- Susu Bubuk Indomilk 400 gr: Rp42.775
- Tepung Terigu: Rp11.687/kg
- Kedelai Impor: Rp13.113/kg
- Kedelai Lokal: Rp14.311/kg
Harga kedelai lokal masih sedikit lebih tinggi dibanding kedelai impor.
Cabe, Bawang, dan Sayuran
Kelompok hortikultura menunjukkan variasi harga cukup lebar.
- Cabe Rawit Merah: Rp85.215/kg
- Cabe Merah Keriting: Rp31.748/kg
- Cabe Merah Besar: Rp29.774/kg
- Bawang Merah: Rp36.834/kg
- Bawang Putih: Rp31.454/kg
Sementara itu harga sayuran:
- Kol/Kubis: Rp8.427/kg
- Kentang: Rp14.458/kg
- Tomat: Rp8.658/kg
- Wortel: Rp11.865/kg
- Buncis: Rp11.186/kg
Harga cabe rawit masih menjadi komoditas paling mahal di kelompok ini.
Harga Ikan dan Hasil Laut
Untuk komoditas perikanan:
- Ikan Bandeng: Rp35.465/kg
- Ikan Kembung: Rp35.484/kg
- Ikan Tuna: Rp39.880/kg
- Ikan Tongkol: Rp32.795/kg
- Ikan Cakalang: Rp34.837/kg
- Ikan Asin Teri: Rp80.416/kg
Ikan tuna menjadi yang tertinggi di antara ikan segar, sementara ikan asin teri masih di kisaran Rp80 ribuan per kilogram.
Bahan Bangunan dan Material Konstruksi
Selain bahan pangan, daftar ini juga mencakup material penting:
- Semen Gresik 40 kg: Rp57.234
- Semen Tiga Roda 40 kg: Rp51.696
- Semen Padang 40 kg: Rp50.133
- Semen Tonasa 40 kg: Rp50.200
- Semen Bosowa 40 kg: Rp53.116
- Semen Dynamix 40 kg: Rp51.166
Material lainnya:
- Kayu Balok Meranti (4x10): Rp102.704/batang
- Papan Meranti: Rp91.386/lembar
- Triplek 6mm: Rp85.594/lembar
- Besi Beton 12 mm: Rp99.875/batang
- Gas Elpiji 3 Kg: Rp19.916
Pupuk dan Kebutuhan Pertanian
Untuk sektor pertanian, harga pupuk non-subsidi tercatat sebagai berikut:
- Pupuk KCL: Rp10.808/kg
- Pupuk NPK: Rp14.225/kg
- Pupuk SP 35: Rp8.533/kg
- Pupuk Urea: Rp8.475/kg
- Pupuk ZA: Rp6.823/kg
Stabilitas harga pupuk menjadi faktor penting dalam menjaga biaya produksi petani.
Stabilitas Harga Jelang Akhir Pekan
Secara umum, harga bahan pokok di Jawa Timur relatif terkendali. Meski beberapa komoditas seperti cabe rawit dan daging sapi masih berada di level tinggi, tidak terjadi lonjakan signifikan pada Jumat pagi ini.
Menjelang akhir pekan, permintaan masyarakat biasanya meningkat, terutama untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga.
Pemerintah daerah diharapkan terus memantau distribusi dan pasokan guna menjaga stabilitas harga.
Harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar dan distribusi. Masyarakat disarankan memantau pembaruan harga harian sebelum melakukan pembelian dalam jumlah besar. (*)
Editor : Ali Sodiqin