RADARBANYUWANGI.ID – Rencana Pemerintah Provinsi Jawa Timur menambah penyertaan modal Rp300 miliar ke PT Jamkrida Jawa Timur menuai perbedaan sikap di DPRD Jatim.
Dalam rapat paripurna, Senin (23/2/2026), Fraksi Gerindra menilai tambahan modal penting untuk memperkuat penjaminan kredit bagi jutaan UMKM di Jatim.
Saat ini modal disetor Jamkrida baru Rp180 miliar dari total modal dasar Rp600 miliar.
Dengan tambahan Rp300 miliar, kapasitas penjaminan diharapkan meningkat.
Namun, Gerindra mengingatkan agar kebijakan itu tetap memperhatikan kesehatan fiskal daerah.
Gearing ratio Jamkrida disebut sudah 35 kali dan mendekati batas regulator 40 kali.
Sementara itu, Fraksi Golkar pada prinsipnya mendukung, tetapi meminta dasar perhitungan angka Rp300 miliar dijelaskan secara rinci.
Ketua Fraksi Golkar, Pranaya Yudha Mahardika, menekankan pentingnya proyeksi dividen bagi kas daerah.
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menyebut masukan fraksi sebagai bagian dari proses pembahasan.
Pemprov mengusulkan tambahan modal pada 2026 agar kapasitas penjaminan Jamkrida bisa diperkuat dengan tata kelola yang baik.
Editor : Lugas Rumpakaadi