RADARBANYUWANGI.ID - Harga sembako di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami fluktuasi dari hari ke hari.
Pada Sabtu, 21 Februari 2026, sejumlah komoditas dapur mengalami kenaikan cukup signifikan, terutama cabai, bawang, dan gas elpiji 3 kilogram.
Sementara itu, beberapa komoditas protein hewani justru mengalami penurunan harga.
Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga cabai rawit merah bahkan menembus Rp103.044 per kilogram.
Kenaikan ini menjadi salah satu yang paling mencolok dibandingkan komoditas lainnya.
Di sisi lain, harga daging sapi, daging ayam, hingga telur ayam kampung mengalami penurunan. Adapun sebagian besar bahan pokok lainnya tercatat relatif stabil tanpa perubahan berarti.
Memantau harga sembako setiap hari menjadi hal penting bagi masyarakat.
Informasi ini membantu dalam mengatur belanja harian sekaligus menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah kondisi harga yang tidak menentu.
Pengertian Sembako dan Komponennya
Sembako merupakan singkatan dari sembilan bahan pokok, yaitu kebutuhan dasar masyarakat untuk memenuhi kebutuhan gizi dan rumah tangga sehari-hari. Komponen sembako meliputi:
- Beras
- Gula pasir
- Minyak goreng dan mentega
- Daging sapi dan daging ayam
- Telur ayam
- Susu
- Bawang merah dan bawang putih
- Gas elpiji dan minyak tanah
- Garam
Selain sembilan bahan pokok tersebut, komoditas cabai juga menjadi kebutuhan penting dalam konsumsi masyarakat Indonesia sehingga turut dipantau pergerakan harganya.
Daftar Harga Sembako Jawa Timur Terbaru
Berikut daftar harga rata-rata sembako di Jawa Timur per Sabtu, 21 Februari 2026:
Bahan Pokok Utama
- Beras premium: Rp 14.887/kg
- Beras medium: Rp 12.935/kg
- Gula kristal putih: Rp 16.601/kg
Minyak Goreng
- Minyak goreng curah: Rp 19.005/kg
- Minyak goreng kemasan premium: Rp 21.019/liter
- Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 17.501/liter
- Minyakita: Rp 16.045/liter
Daging dan Telur
- Daging sapi paha belakang: Rp 119.982/kg
- Daging ayam ras: Rp 39.464/kg
- Daging ayam kampung: Rp 68.930/kg
- Telur ayam ras: Rp 29.672/kg
- Telur ayam kampung: Rp 45.207/kg
Susu
- Susu kental manis Bendera 370 gr: Rp 12.731
- Susu kental manis Indomilk 370 gr: Rp 12.689
- Susu bubuk Bendera 400 gr: Rp 42.333
- Susu bubuk Indomilk 400 gr: Rp 41.930
Bumbu Dapur dan Garam
- Garam bata: Rp 2.189
- Garam halus: Rp 9.350/kg
- Bawang merah: Rp 39.813/kg
- Bawang putih: Rp 33.127/kg
Cabai
- Cabai merah keriting: Rp 39.578/kg
- Cabai merah besar: Rp 35.809/kg
- Cabai rawit merah: Rp 103.044/kg
Energi Rumah Tangga
- Gas elpiji 3 kg: Rp 20.162
Komoditas Turun dan Naik Harga
Berdasarkan perubahan harga harian, komoditas yang mengalami penurunan antara lain:
- Daging sapi turun Rp451 (0,37 persen)
- Daging ayam ras turun Rp701 (1,74 persen)
- Daging ayam kampung turun Rp806 (1,16 persen)
- Telur ayam kampung turun Rp1.275 (2,74 persen)
Sementara komoditas yang mengalami kenaikan harga yaitu:
- Gas elpiji 3 kg naik Rp406 (2,06 persen)
- Bawang merah naik Rp2.056 (5,45 persen)
- Bawang putih naik sekitar Rp1.025
- Cabai merah keriting naik Rp2.474 (6,67 persen)
- Cabai merah besar naik Rp2.085 (6,18 persen)
- Cabai rawit merah naik Rp5.916 (6,09 persen)
Kenaikan cabai rawit menjadi perhatian karena sudah menembus angka Rp100 ribu per kilogram di tingkat rata-rata provinsi.
Faktor Penyebab Perubahan Harga Sembako
Fluktuasi harga sembako dipengaruhi berbagai faktor, di antaranya:
- Permintaan dan Penawaran
Ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan dapat menyebabkan harga naik atau turun. - Cuaca dan Musim
Cuaca ekstrem atau perubahan musim dapat mempengaruhi hasil panen dan pasokan. - Kebijakan Pemerintah
Kebijakan impor, subsidi, pajak, maupun regulasi distribusi dapat berdampak pada harga pasar. - Biaya Produksi dan Distribusi
Kenaikan harga pupuk, bahan bakar, dan transportasi meningkatkan biaya produksi sehingga harga ikut terdorong naik. - Nilai Tukar dan Inflasi
Fluktuasi kurs rupiah serta inflasi turut memengaruhi harga komoditas, terutama yang bergantung pada impor. - Gangguan Rantai Distribusi
Masalah logistik, kemacetan, hingga hambatan distribusi dapat mengurangi pasokan di pasar.
Karena banyaknya faktor tersebut, harga sembako bisa berbeda di setiap daerah dan pasar. Data di atas merupakan harga rata-rata di Jawa Timur sebagai acuan kondisi umum pasar saat ini. (*)
Editor : Ali Sodiqin