Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dukung Festival Ngerandu Buko, Bank Jatim Tegaskan Komitmen Dorong UMKM Naik Kelas

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Jumat, 20 Februari 2026 | 17:23 WIB
PEMBERDAYAAN UMKM: Bupati Ipuk Fiestiandani, Wabup Mujiono, dan Pemimpin Cabang Bank Jatim Banyuwangi Ni Gusti Ayu Putu Sri Lestari (empat dari kiri) menghadiri peluncuran Festival Ngerandu Buko.
PEMBERDAYAAN UMKM: Bupati Ipuk Fiestiandani, Wabup Mujiono, dan Pemimpin Cabang Bank Jatim Banyuwangi Ni Gusti Ayu Putu Sri Lestari (empat dari kiri) menghadiri peluncuran Festival Ngerandu Buko.

 

RADARBANYUWANGI.ID - Pasar takjil mulai menggeliat di berbagai kecamatan di Bumi Blambangan. Geliat itu ditandai dengan pembukaan Festival Ngerandu Buko di kawasan Pantai Marina Boom Banyuwangi, Kamis sore (19/2).

Festival tersebut dibuka langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama jajaran Forkopimda. Sejak sore, kawasan pantai dipadati warga yang memanfaatkan waktu ngabuburit sembari berburu aneka takjil.

Puluhan lapak UMKM berjejer menawarkan beragam menu berbuka, mulai jajanan tradisional, minuman segar, hingga makanan kekinian. Suasana semakin semarak dengan antusiasme masyarakat yang datang bersama keluarga.

Bupati Ipuk menjelaskan, kegiatan Ngerandu Buko digelar untuk memfasilitasi masyarakat dalam mengisi waktu menjelang berbuka puasa sekaligus mendorong perputaran ekonomi pelaku usaha kecil. “Kegiatan Ngerandu Buko ini memfasilitasi masyarakat untuk ngabuburit menjelang berbuka,” ujarnya.

Pemimpin Cabang Bank Jatim Banyuwangi Ni Gusti Ayu Putu Sri Lestari (kanan) mendampingi Bupati Ipuk Fiestiandani berbalanja takjil.
Pemimpin Cabang Bank Jatim Banyuwangi Ni Gusti Ayu Putu Sri Lestari (kanan) mendampingi Bupati Ipuk Fiestiandani berbalanja takjil.

Dukungan terhadap geliat UMKM juga datang dari sektor perbankan. Pemimpin Cabang Bank Jatim Banyuwangi Ni Gusti Ayu Putu Sri Lestari menegaskan partisipasi Bank Jatim bukan sekadar dukungan simbolis, melainkan bagian dari komitmen konkret memperkuat UMKM agar bisa naik kelas.

“Kami tidak hanya hadir mendukung acara, tetapi juga memastikan UMKM mendapatkan akses pembiayaan yang mudah serta pendampingan usaha. UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Kalau mereka tumbuh, ekonomi Banyuwangi ikut bergerak,” tegasnya.

Menurut Ayu, momentum Ramadan seperti Festival Ngerandu Buko menjadi peluang strategis untuk mendongkrak omzet pelaku usaha. Karena itu, Bank Jatim siap menjadi mitra jangka panjang UMKM, mulai dari akses kredit, layanan digital perbankan, hingga edukasi literasi keuangan.

“Target kami jelas, UMKM Banyuwangi harus naik kelas dan lebih mandiri. Bank Jatim siap menjadi katalisator agar pelaku usaha tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan berdaya saing,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung, Wiwit, mengaku terbantu dengan adanya festival tersebut karena memudahkan masyarakat mendapatkan takjil yang beragam di satu lokasi. “Adanya acara seperti ini memudahkan masyarakat untuk mencari takjil yang beragam menjelang berbuka,” katanya.

Pelaku UMKM yang berjualan dimsum, Arya, juga merasakan dampak positif pada hari pertama pembukaan. Dalam beberapa jam, ia mengaku mampu meraih omzet kotor sekitar Rp 200 ribu. (ray/sgt)

Editor : Sigit Hariyadi
#ngerandu buko #Bank Jatim #banyuwangi #Takjil