RADARBANYUWANGI.ID – Momen libur panjang Tahun Baru Imlek membawa berkah tersendiri bagi Hotel Kokoon Banyuwangi.
Tingkat hunian kamar hotel berbintang tersebut menembus angka fantastis, yakni 99 persen pada puncak liburan, Senin (16/2).
Lonjakan okupansi ini menjadi sinyal positif bagi sektor perhotelan di Banyuwangi yang terus menunjukkan tren menggembirakan setiap memasuki musim liburan nasional.
Momentum Imlek tahun ini pun dimanfaatkan wisatawan untuk menikmati suasana Banyuwangi sekaligus merasakan atmosfer perayaan oriental yang kental di hotel.
Okupansi Naik Sejak Jumat
General Manager Hotel Kokoon Banyuwangi, Weni Kristanti, mengatakan peningkatan hunian kamar sebenarnya sudah terlihat sejak Jumat (13/2).
Tren tersebut terus menanjak hingga mencapai puncaknya pada Senin saat libur panjang.
“Mulai Jumat okupansi sudah naik. Untuk Senin saat libur panjang, kamar kami hampir penuh, mencapai 99 persen,” ujarnya.
Menurut Weni, mayoritas tamu yang menginap berasal dari luar kota, seperti Jakarta dan Surabaya.
Mereka memanfaatkan momen cuti bersama dan libur nasional untuk berwisata ke Banyuwangi, yang dikenal memiliki beragam destinasi unggulan mulai dari wisata alam, bahari, hingga budaya.
“Banyuwangi memang menjadi salah satu tujuan favorit saat long weekend. Banyak tamu yang sekalian menikmati suasana Imlek di hotel,” tambahnya.
Dekorasi Oriental Sambut Tamu
Menyemarakkan Tahun Baru Imlek, manajemen hotel menghadirkan dekorasi khas bernuansa oriental di berbagai sudut area.
Lobi hotel disulap dengan ornamen pohon keberuntungan yang dihiasi lampion merah, menciptakan suasana hangat dan meriah sejak tamu pertama kali masuk.
Tak hanya itu, di area Ijen Restaurant juga terpampang ornamen logo kuda api yang menambah kesan perayaan.
Dominasi warna merah dan emas menjadi elemen utama dekorasi, melambangkan keberuntungan dan kemakmuran dalam tradisi Imlek.
Atmosfer tersebut sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para tamu yang memilih merayakan Imlek di Banyuwangi.
“Atmosfer oriental yang meriah dan hangat, ditandai dengan dekorasi dominan merah. Perayaan ini kami siapkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi tamu yang merayakan Imlek di Banyuwangi,” jelas Weni.
Dinner Spesial dan Program Angpau
Tak sekadar dekorasi, Hotel Kokoon Banyuwangi juga menyiapkan rangkaian acara spesial.
Pada Senin malam (16/2), digelar dinner spesial Imlek yang diikuti para tamu hotel. Menu yang disajikan pun dirancang khusus dengan sentuhan cita rasa oriental.
Selain itu, manajemen hotel menghadirkan program angpau dengan berbagai hadiah menarik bagi para pengunjung.
Program tersebut menjadi daya tarik tersendiri dan menambah semarak suasana perayaan.
Kemeriahan berlanjut pada Selasa pagi (17/2) dengan penampilan barongsai di area hotel. Atraksi ini menjadi hiburan yang dinantikan, terutama bagi tamu keluarga yang membawa anak-anak.
Dampak Positif bagi Pariwisata Banyuwangi
Tingginya okupansi hotel selama libur Imlek menjadi indikator positif bagi geliat pariwisata Banyuwangi.
Momen long weekend terbukti mampu mendongkrak tingkat hunian kamar, sekaligus menggerakkan sektor pendukung seperti kuliner, transportasi, hingga UMKM lokal.
Manajemen hotel berharap tren positif ini terus berlanjut pada momentum libur nasional berikutnya.
Dengan inovasi konsep perayaan dan pelayanan maksimal, hotel optimistis tetap menjadi pilihan utama wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi.
Libur panjang Imlek kali ini pun menjadi bukti bahwa kombinasi antara destinasi wisata unggulan dan pengalaman menginap yang tematik mampu menarik minat wisatawan dalam jumlah besar. (aif)
Editor : Ali Sodiqin