Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Update Harga Emas 14 Februari 2026: Antam Anjlok, UBS dan Galeri24 Turun, Emas Dunia Tembus US$5.033, Perhiasan Stabil

Ali Sodiqin • Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:30 WIB
Update harga emas hari ini.
Update harga emas hari ini.

RADARBANYUWANGI.ID - Pergerakan harga emas pada Sabtu, 14 Februari 2026, menjadi sorotan pasar.

Update terbaru menunjukkan harga emas batangan produksi Antam di Pegadaian anjlok Rp47.000, sementara emas UBS dan Galeri24 juga terkoreksi pada pagi hari.

Di sisi lain, harga emas dunia justru ditutup menguat dan bertahan di atas level psikologis US$5.000 per troy ons.

Rangkaian pergerakan ini memperlihatkan dinamika yang kontras antara pasar global dan harga emas ritel domestik.

Harga Emas Antam di Pegadaian Turun Rp47.000

Berdasarkan informasi resmi dari Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram pada Sabtu (14/2/2026) tercatat Rp3.195.000. Harga buyback berada di level Rp2.753.000.

Penurunan harian mencapai Rp47.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Berikut rincian harga jual emas Antam:

Sementara harga buyback 1 kilogram tercatat Rp2.726.290.000.

Update Pagi: Harga Emas UBS & Galeri24 Ikut Melemah

Update terbaru pukul 05.57 WIB dari laman Sahabat Pegadaian menunjukkan harga emas UBS dan Galeri24 juga mengalami koreksi dibandingkan Jumat (13/2/2026).

Harga emas UBS turun dari Rp3.008.000 menjadi Rp2.961.000 per gram.
Harga Galeri24 melemah dari Rp2.992.000 menjadi Rp2.938.000 per gram.

Daftar Harga Emas Galeri24 14 Februari 2026

Daftar Harga Emas UBS 14 Februari 2026

Harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar.

Sehari Sebelumnya Sempat Naik

Menariknya, pada Jumat (13/2/2026), harga emas UBS dan Galeri24 sempat naik tipis.

UBS 1 gram naik Rp6.000 menjadi Rp3.008.000.
Galeri24 1 gram naik Rp5.000 menjadi Rp2.992.000.

Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama dan terkoreksi pada perdagangan Sabtu pagi.

Harga Emas Dunia Justru Menguat

Di tengah koreksi harga ritel domestik, harga emas dunia justru mencatat penguatan signifikan.

Berdasarkan data Refinitiv, harga emas spot ditutup di US$5.033,6 per troy ons pada Jumat (13/2/2026), menguat 2,32% dalam sehari dan tumbuh 1,53% secara mingguan.

Kenaikan tersebut dipicu oleh data inflasi Amerika Serikat yang lebih rendah dari ekspektasi, sehingga memicu harapan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve tahun ini.

Emas sebagai aset safe haven cenderung menguat saat ekspektasi suku bunga menurun, karena biaya peluang memegang emas menjadi lebih rendah.

Emas Perhiasan Stabil

Sementara itu, harga emas perhiasan di sejumlah ritel nasional seperti Raja Emas Indonesia, Laku Emas, dan Hartadinata Abadi terpantau stabil pada Sabtu pagi.

Tidak ada perubahan harga di berbagai kadar karat, mulai 24 karat hingga 12 karat.

Investor Diminta Cermat

Kombinasi antara penguatan harga emas dunia dan koreksi harga emas ritel domestik menunjukkan adanya faktor penyesuaian nilai tukar, margin distribusi, serta mekanisme penetapan harga di dalam negeri.

Bagi investor, momen koreksi ini bisa menjadi peluang akumulasi. Namun tetap disarankan untuk memperhatikan tren global, kebijakan suku bunga AS, serta volatilitas nilai tukar rupiah.

Update harga emas hari ini menunjukkan satu hal: pasar masih sangat dinamis.

Investor dan masyarakat yang ingin membeli emas sebaiknya terus memantau perkembangan terbaru agar dapat mengambil keputusan yang tepat. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#galeri24 #Raja emas #update harga emas #harga emas hari ini #emas dunia #Laku Emas #UBS #antam #14 Februari 2026 #hartadinata abadi #perhiasan