RADARBANYUWANGI.ID – Sepekan menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasaran mulai merangkak naik. Selain harga cabai rawit yang meroket, komoditas daging ayam broiler juga mengalami kenaikan cukup signifikan.
Pantauan di Pasar Genteng 1, Desa Gentengkulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, menunjukkan harga cabai rawit telah mengalami dua kali kenaikan dalam kurun waktu sekitar sepekan terakhir.
Jika pada pekan lalu harga cabai rawit masih berada di kisaran Rp45 ribu per kilogram (kg), beberapa hari kemudian naik menjadi Rp60 ribu per kg. Terbaru, pada Selasa (10/2), harga kembali melonjak hingga menyentuh Rp70 ribu per kg.
Stok Menipis, Harga Melambung
Salah satu pedagang di Pasar Genteng 1, Dewi Rosianti, 54, membenarkan adanya lonjakan harga yang cukup tajam tersebut. Menurutnya, kenaikan dipicu oleh stok cabai di pasaran yang semakin menipis.
Ia menyebut, faktor cuaca menjadi penyebab utama berkurangnya pasokan dari petani. Intensitas hujan yang tinggi membuat banyak tanaman cabai terserang penyakit sehingga kualitas dan jumlah panen menurun.
“Kualitas panen cabai sedang menurun. Mungkin karena sering hujan, tanaman petani jadi banyak yang terserang penyakit,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat pasokan dari sentra produksi tidak maksimal, sementara permintaan mulai meningkat menjelang Ramadan.
Permintaan Naik Jelang Puasa
Petugas Pasar Genteng 1, Arif Kurniawan, menambahkan bahwa hukum pasar berlaku dalam kondisi ini. Ketika permintaan tinggi dan pasokan terbatas, harga komoditas otomatis terdongkrak naik.
Menurutnya, peningkatan jumlah pengunjung pasar mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir. Warga mulai berbelanja lebih awal untuk persiapan kebutuhan selama bulan puasa.
“Permintaan masyarakat mulai meningkat pekan ini, sementara stoknya sedikit,” kata Arif.
Ia memprediksi tren kenaikan harga masih berpotensi terjadi jika pasokan belum kembali normal dalam beberapa hari ke depan.
Ayam Broiler Ikut Naik
Tak hanya cabai rawit, komoditas lain yang turut mengalami kenaikan adalah daging ayam broiler. Harga ayam yang sebelumnya relatif stabil di angka Rp32 ribu per kg, kini naik menjadi Rp38 ribu per kg.
“Kenaikannya cukup terasa, yakni sebesar Rp6 ribu per kg,” ungkap Arif.
Kenaikan harga ayam broiler ini juga dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat serta faktor distribusi dan biaya produksi.
Warga Mulai Mengeluh
Lonjakan harga menjelang Ramadan tentu menjadi perhatian masyarakat. Cabai rawit dan daging ayam merupakan bahan pokok yang hampir selalu digunakan dalam menu sehari-hari, terutama saat bulan puasa.
Beberapa pembeli mengaku terpaksa mengurangi jumlah pembelian untuk menyesuaikan anggaran belanja rumah tangga.
Kondisi ini diharapkan segera mendapat perhatian dari pihak terkait agar stabilitas harga bisa terjaga menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
Dengan tren kenaikan harga cabai rawit hingga Rp70 ribu per kg dan ayam broiler yang kini menyentuh Rp38 ribu per kg, masyarakat Banyuwangi diminta tetap bijak dalam berbelanja dan memantau perkembangan harga di pasar tradisional. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin