RADARBANYUWANGI.ID - Proses pencairan bantuan sosial (bansos) Tahap I tahun 2026 terus bergerak.
Setelah sejumlah bank penyalur mulai melakukan dropping saldo, Bank Negara Indonesia (BNI) juga dikabarkan mulai mencairkan bantuan secara masif sejak Minggu (8/2/2026).
Langkah BNI ini menyusul tiga bank penyalur lainnya, yakni Bank Mandiri, BRI, dan BSI, yang telah lebih dulu menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sejak akhir pekan lalu.
BNI Siapkan Pencairan Masif
Berdasarkan pantauan data penyaluran bantuan sosial, BNI saat ini tengah melakukan persiapan teknis guna memastikan saldo bansos masuk ke rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah lolos verifikasi dan tervalidasi dalam sistem.
Persiapan tersebut meliputi sinkronisasi data penerima, validasi rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), hingga kesiapan jaringan perbankan agar pencairan berjalan lancar tanpa hambatan teknis.
17 Daerah Diprediksi Mulai Cair Hari Ini
Mengutip informasi dari kanal Youtube Info Bansos, terdapat 17 daerah yang diprediksi akan mengalami pencairan bansos secara masif per hari ini, khususnya melalui Bank BNI.
Daerah-daerah tersebut meliputi:
Jawa Barat
- Kabupaten Bandung
- Cirebon
- Indramayu
- Sukabumi
- Bekasi
- Kota Tasikmalaya
- Bandung Barat
Jawa Tengah
- Pemalang
- Magelang
- Klaten
Jawa Timur
- Malang
- Probolinggo
- Tuban
- Pasuruan
- Kediri
- Bojonegoro
- Lamongan
Meski demikian, pencairan bersifat bertahap dan menyesuaikan kesiapan sistem di masing-masing wilayah.
Skema BPNT Tahap I 2026
Untuk Tahap I tahun 2026, pemerintah menetapkan skema BPNT sebesar Rp 200.000 per bulan bagi setiap KPM.
Bagi KPM yang pencairannya dilakukan secara rapel tiga bulan sekaligus untuk periode Januari–Maret 2026, maka saldo yang diterima mencapai Rp 600.000 dan langsung masuk ke KKS masing-masing.
Saldo tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok sesuai ketentuan yang berlaku.
Nominal PKH Beragam, Bisa Tembus Rp 1 Juta
Sementara itu, untuk bantuan PKH, besaran dana yang diterima KPM bervariasi tergantung pada komponen keluarga yang terdaftar. Komponen tersebut meliputi:
- Anak sekolah
- Ibu hamil
- Lansia
- Penyandang disabilitas
Untuk KPM dengan komponen lengkap, total bantuan PKH yang diterima pada tahap ini bisa mencapai Rp 1 juta lebih.
Update Progres Bank Penyalur Lain
Hingga Sabtu (7/2/2026), proses pencairan bansos pada pekan pertama Februari terpantau berjalan relatif lancar. Berikut rangkuman progres bank penyalur lainnya:
- Bank BSI
Menjadi pionir penyaluran bansos tahun ini. Hampir seluruh wilayah Provinsi Aceh dilaporkan telah menuntaskan pencairan tahap awal. - Bank BRI
Mulai tancap gas sejak Jumat (6/2/2026) di berbagai daerah di Indonesia. - Bank Mandiri
Terpantau mulai menyalurkan saldo bantuan sejak Sabtu (7/2/2026) berdasarkan laporan KPM di sejumlah wilayah.
Imbauan untuk KPM
Pemerintah berharap bantuan sosial ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok dan menjaga daya beli.
KPM diimbau untuk:
- Melakukan pengecekan saldo secara berkala melalui ATM terdekat atau aplikasi mobile banking
- Menyimpan KKS sendiri dan tidak menitipkan kartu beserta PIN kepada pihak lain
- Waspada terhadap potongan liar dan penyalahgunaan bantuan
Jika hingga beberapa hari ke depan saldo belum masuk, KPM diminta tetap bersabar karena proses pencairan dilakukan bertahap sesuai kesiapan sistem dan wilayah. (*)
Editor : Ali Sodiqin