RADARBANYUWANGI.ID - Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali memperluas akses pembiayaan bagi tenaga pendidik.
Mulai Februari 2026, BRI resmi membuka pinjaman non KUR khusus guru pemilik Sertifikat Pendidik (Serdik) melalui produk BRIGuna Karya.
Produk ini ditujukan bagi guru ASN maupun non-ASN yang telah memiliki Serdik, dengan skema kredit tanpa agunan (KTA), proses praktis, serta suku bunga yang kompetitif.
Langkah ini dinilai sebagai upaya BRI mendukung kesejahteraan guru sekaligus memperkuat inklusi keuangan sektor pendidikan.
Bunga Rendah dan Tenor Fleksibel
Dalam skema BRIGuna Karya, suku bunga ditetapkan di kisaran flat 0,7–1 persen per bulan, atau setara sekitar 6–12 persen per tahun secara efektif.
Adapun tenor pinjaman cukup fleksibel, mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan.
Skema tersebut memberikan ruang bagi guru untuk menyesuaikan cicilan dengan kemampuan keuangan bulanan, baik untuk kebutuhan konsumtif produktif maupun keperluan mendesak.
Estimasi Cicilan BRIGuna Karya
Sebagai gambaran, berikut estimasi cicilan BRIGuna Karya untuk guru Serdik:
- Plafon Rp50 juta
- Tenor 36 bulan: sekitar Rp1,7–1,8 juta per bulan
- Tenor 60 bulan: sekitar Rp1,1–1,2 juta per bulan
- Plafon Rp150 juta
- Tenor 36 bulan: sekitar Rp5,0–5,5 juta per bulan
- Tenor 60 bulan: sekitar Rp3,3–3,6 juta per bulan
Perlu dicatat, angka di atas bersifat estimasi. Nilai cicilan final akan ditentukan setelah proses analisis kredit dan persetujuan di kantor cabang BRI.
Alur Pengajuan Mudah dan Praktis
BRI menyediakan proses pengajuan yang relatif sederhana dan ramah digital. Guru pemilik Serdik dapat mengajukan pinjaman dengan alur berikut:
- Pengajuan melalui aplikasi BRImo atau langsung ke cabang BRI
- Verifikasi data dan pengecekan SLIK OJK
- Analisis kemampuan bayar oleh pihak bank
- Persetujuan kredit dan pencairan dana ke rekening nasabah
Dengan sistem ini, proses pencairan dinilai lebih cepat selama persyaratan terpenuhi dan data dinyatakan layak.
Syarat dan Faktor Penentu Persetujuan
Meski terbuka luas, pengajuan BRIGuna Karya tetap melalui proses seleksi.
Salah satu faktor yang dapat meningkatkan peluang persetujuan adalah penggajian (payroll) melalui BRI, kelengkapan dokumen, serta riwayat kredit yang baik.
BRI juga mengingatkan agar calon peminjam realistis dalam menentukan plafon kredit sesuai kondisi keuangan masing-masing.
Catatan Penting untuk Guru
BRI mengimbau guru agar cermat sebelum mengambil kredit. Tenor panjang memang meringankan cicilan bulanan, namun total bunga yang dibayarkan akan lebih besar.
Calon peminjam disarankan:
- Tidak mengambil plafon maksimal jika arus kas bulanan terbatas
- Menghitung ulang kemampuan bayar agar tidak berisiko kredit macet
- Memastikan pinjaman digunakan untuk kebutuhan yang benar-benar prioritas
Dukungan BRI untuk Tenaga Pendidik
Melalui BRIGuna Karya, BRI menegaskan komitmennya dalam mendukung tenaga pendidik sebagai salah satu pilar pembangunan nasional.
Akses pembiayaan yang lebih mudah diharapkan dapat membantu guru dalam meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas.
Dengan bunga kompetitif dan proses yang semakin digital, BRIGuna Karya menjadi salah satu alternatif pembiayaan yang patut dipertimbangkan oleh guru pemilik Sertifikat Pendidik pada 2026. (*)
Editor : Ali Sodiqin