RADARBANYUWANGI.ID - Harga emas perhiasan pada perdagangan Selasa (3/2/2026) menunjukkan pergerakan yang relatif tertahan.
Berdasarkan pantauan pasar, harga emas perhiasan tercatat kembali melemah di Raja Emas Indonesia, sementara tetap stabil di Laku Emas dan Hartadinata Abadi.
Kondisi stabilnya harga emas perhiasan di Hartadinata Abadi menjadi sorotan tersendiri, mengingat merek ini banyak digunakan sebagai acuan harga emas perhiasan di berbagai gerai dan daerah di Indonesia.
Stabilitas harga dinilai memberikan kepastian bagi masyarakat di tengah fluktuasi pasar emas global.
Pergerakan harga emas perhiasan tidak terlepas dari berbagai faktor eksternal dan internal.
Beberapa di antaranya adalah permintaan dari industri perhiasan global, perubahan nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral dunia dalam mengelola cadangan emas.
Faktor-faktor tersebut memengaruhi harga bahan baku emas yang kemudian berdampak langsung pada harga emas perhiasan di dalam negeri.
Dengan tren harga yang bergerak dinamis, baik pembeli maupun investor emas perhiasan disarankan untuk terus memantau perkembangan harga harian.
Langkah ini penting agar keputusan membeli atau menjual emas dapat dilakukan secara tepat dan menguntungkan.
Harga Emas Perhiasan Hartadinata Abadi Hari Ini
Mengacu pada data Hartadinata Abadi, harga emas perhiasan pada Selasa (3/2/2026) tercatat stabil di seluruh kadar karat.
Berikut daftar lengkap harga emas perhiasan Hartadinata Abadi per gram:
-
Emas perhiasan 22 karat: Rp 2.617.000 (stabil)
-
Emas perhiasan 20 karat: Rp 2.566.000 (stabil)
-
Emas perhiasan 17 karat: Rp 2.286.000 (stabil)
-
Emas perhiasan 16 karat: Rp 2.159.000 (stabil)
-
Emas perhiasan 9 karat: Rp 1.448.000 (stabil)
-
Emas perhiasan 8 karat: Rp 1.334.000 (stabil)
-
Emas perhiasan 6 karat: Rp 1.143.000 (stabil)
Stabilnya harga emas perhiasan Hartadinata Abadi dinilai memberi ruang bagi konsumen untuk bertransaksi dengan lebih tenang, baik untuk kebutuhan investasi maupun perhiasan sehari-hari.
Selain itu, variasi kadar karat yang tersedia memungkinkan masyarakat menyesuaikan pembelian dengan anggaran dan kebutuhan masing-masing.
Meski harga tercatat stabil, masyarakat tetap diimbau untuk memperhatikan berat bersih emas, kadar karat, serta biaya pembuatan sebelum membeli emas perhiasan.
Dengan perhitungan yang matang, emas perhiasan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga dapat menjadi instrumen penyimpan nilai dalam jangka panjang. (*)
Editor : Ali Sodiqin