Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Program Makan Bergizi Gratis di Banyuwangi Kini Sasar Ibu Hamil, Menyusui, dan Balita

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Senin, 2 Februari 2026 | 07:30 WIB

Petugas SPPG berkostum Power Rangers membagikan MBG dengan sasaran kelompok B3 di rumah kader posyandu Kebalenan, Senin (26/1).
Petugas SPPG berkostum Power Rangers membagikan MBG dengan sasaran kelompok B3 di rumah kader posyandu Kebalenan, Senin (26/1).

RADARBANYUWANGI.ID — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banyuwangi terus diperluas.

Tidak hanya menyasar siswa sekolah, kini program tersebut juga mulai menjangkau kelompok B3, yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), serta anak bawah lima tahun (balita), khususnya balita non-PAUD.

Pelaksanaan MBG untuk kelompok B3 tersebut telah dijalankan oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Banyuwangi.

Salah satu dapur yang aktif menjalankan program ini adalah SPPG Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi.

Kepala dapur SPPG Kelurahan Kebalenan, Gibran Nashif, mengatakan bahwa program MBG B3 saat ini telah memasuki pekan ketiga pelaksanaan. Distribusi makanan dilakukan secara rutin dua kali dalam sepekan.

“Untuk MBG B3 di dapur SPPG Kebalenan sudah berjalan minggu ketiga. Pengiriman dilakukan setiap Senin dan Kamis,” ujarnya, Minggu (1/2).

Gibran menjelaskan, sistem pendistribusian MBG B3 dirancang agar kebutuhan gizi penerima tetap terpenuhi setiap hari meski pengiriman tidak dilakukan setiap hari.

Pada hari Senin, para penerima mendapatkan satu ompreng makanan siap santap ditambah dua paket bahan makanan kering sebagai cadangan untuk Selasa dan Rabu.

Sementara itu, pada hari Kamis, penerima kembali memperoleh satu ompreng makanan siap santap ditambah dua paket bahan makanan kering sebagai stok untuk Jumat dan Sabtu.

“Dengan sistem ini, kebutuhan gizi tetap terpenuhi meskipun distribusi dilakukan dua kali dalam seminggu,” jelasnya.

Proses distribusi MBG B3 dilakukan secara terpusat di dapur SPPG Kelurahan Kebalenan.

Setelah itu, makanan dikirimkan langsung ke rumah-rumah penerima manfaat oleh kader posyandu setempat.

“Distribusi MBG B3 dilakukan terpusat di satu tempat, yakni di SPPG Kelurahan Kebalenan. Selanjutnya makanan tersebut dikirimkan oleh kader posyandu kepada para penerima. Untuk pengantar atau kader, pembayarannya dilakukan setiap dua minggu sekali,” terangnya.

Saat ini, SPPG Kelurahan Kebalenan melayani sebanyak 459 penerima manfaat MBG B3 yang tersebar di wilayah sekitarnya.Jumlah tersebut terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD yang telah terdata sebelumnya.

Menurut Gibran, menu MBG untuk kelompok B3 berbeda dengan menu MBG yang diberikan kepada siswa sekolah.

Perbedaan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan gizi masing-masing kelompok penerima.

“Menu MBG untuk B3 berbeda dengan murid sekolah. Ada minuman khusus untuk ibu menyusui serta menu yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi masing-masing penerima,” tambahnya.

Melalui perluasan sasaran Program Makan Bergizi Gratis ini, diharapkan kualitas kesehatan ibu dan anak di Banyuwangi dapat terus meningkat.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini, khususnya pada kelompok rentan yang membutuhkan asupan gizi seimbang dan berkelanjutan. (ray/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#ibu hamil #Makan Bergizi Gratis #cegah tengkes #ibu menyusui #balita #banyuwangi #program mbg