Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Harga Emas Antam Diprediksi Bangkit Awal Pekan, Berpeluang Tembus Rp 3,15 Juta per Gram

Ali Sodiqin • Minggu, 1 Februari 2026 | 20:25 WIB
ILUSTRASI emas batangan keluaran PT Aneka Tambang (Antam).
ILUSTRASI emas batangan keluaran PT Aneka Tambang (Antam).

RADARBANYUWANGI.ID - Setelah mengalami tekanan tajam dalam dua hari terakhir, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam diperkirakan kembali memasuki zona hijau pada awal pekan depan.

Penguatan harga emas Antam diproyeksikan terjadi pada Senin (2/2/2026), seiring peluang teknikal yang masih terbuka di tengah volatilitas pasar global.

Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai pergerakan harga emas batangan Antam masih memiliki ruang untuk kembali menguat.

Menurutnya, secara teknikal, emas Antam berpotensi menyentuh level resisten di kisaran Rp 2.940.000 per gram hingga Rp 3.150.000 per gram.

“Apabila mengalami kenaikan, resisten pertama (harga emas Antam) berada di Rp 2.940.000 per gram dan resisten kedua di Rp 3.150.000 per gram,” kata Ibrahim dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

Meski demikian, Ibrahim juga mengingatkan bahwa pergerakan harga emas masih berisiko mengalami koreksi lanjutan.

Ia memproyeksikan level support pertama berada di Rp 2.800.000 per gram dan support kedua di kisaran Rp 2.620.000 per gram.

“Koreksi masih mungkin terjadi jika tekanan global kembali meningkat. Namun, selama harga bertahan di atas area support, peluang rebound masih cukup besar,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia, harga emas batangan Antam pada Sabtu (31/1/2026) tercatat anjlok cukup dalam.

Harga emas Antam turun sebesar Rp 260.000 dan berada di level Rp 2.860.000 per gram.

Penurunan tajam tersebut melanjutkan tren pelemahan sehari sebelumnya.

Pada Jumat (30/1/2026), harga emas Antam tercatat merosot Rp 48.000 ke posisi Rp 3.120.000 per gram.

Padahal, pada Kamis (28/1/2026), harga emas Antam sempat mencatatkan lonjakan signifikan.

Saat itu, harga emas melonjak Rp 165.000 dan menyentuh level Rp 3.168.000 per gram.

Angka tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) harga emas Antam.

Tak hanya harga jual, harga beli kembali atau buyback emas Antam juga mengalami tekanan.

Pada Sabtu (31/1/2026), harga buyback emas Antam tercatat jatuh sebesar Rp 285.000 ke level Rp 2.654.000 per gram.

Sebagai informasi, transaksi jual beli emas batangan Antam dikenakan ketentuan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.

Untuk penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.

Besaran PPh 22 tersebut adalah 1,5 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen bagi non-NPWP.

PPh 22 atas transaksi buyback akan dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima penjual.

Sementara itu, untuk pembelian emas batangan, juga dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP.

Setiap transaksi pembelian emas batangan akan disertai bukti potong PPh 22 sesuai ketentuan yang berlaku.

Adapun daftar harga emas batangan Antam berdasarkan pecahan yang tercatat di laman Logam Mulia pada Sabtu (31/1/2026), belum termasuk pajak, adalah sebagai berikut:

Dengan volatilitas yang masih tinggi, investor dan masyarakat diimbau untuk mencermati pergerakan harga emas secara cermat serta mempertimbangkan faktor risiko sebelum melakukan transaksi, baik untuk investasi jangka pendek maupun jangka panjang. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#prediksi harga emas #2 Februari 2026 #harga emas antam