RADARBANYUWANGI.ID - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada sore hari Sabtu, 31 Januari 2026, tercatat bertahan di level Rp3,12 juta per gram (harga jual), menunjukkan stabilitas setelah koreksi dari rekor harga pekan lalu.
Level ini tetap menjadi tolok ukur pergerakan emas fisik di Indonesia di tengah dinamika harga emas global yang masih fluktuatif.
Harga Emas Antam Hari Ini
Berdasarkan pantauan harga emas Antam pada sore hari di pasar domestik:
- Harga jual emas Antam 1 gram: ± Rp3.120.000
- Harga buyback (pembelian kembali): sekitar Rp2.939.000 per gram
Data ini menunjukkan harga emas Antam berada pada level yang relatif kuat, meskipun masih ada tekanan dari volatilitas harga emas dunia dan aksi ambil untung investor.
Penurunan dari harga tertinggi sebelumnya terjadi setelah emas Antam sempat mencatat lonjakan signifikan yang membuat harganya berada di atas Rp3,16 juta per gram beberapa hari lalu.
Koreksi ini menjadi refleksi aksi ambil untung (profit taking) sekaligus penyesuaian pasar terhadap pergerakan harga global yang belum stabil.
Kondisi Pasar Global Memengaruhi Harga Antam
Pergerakan harga emas Antam hari ini turut dipengaruhi oleh dinamika pasar emas dunia.
Pada perdagangan awal 31 Januari 2026, harga emas spot global mengalami tekanan, turun di bawah level psikologis tertentu akibat aksi ambil untung dan penguatan dolar AS.
Situasi global ini berdampak pada harga emas di dalam negeri, termasuk pada produk Antam yang menjadi acuan investor dan pembeli emas fisik.
Analis pasar mencatat bahwa pergerakan harga emas global cenderung melandai pada akhir pekan ini, sehingga dorongan kenaikan harga emas domestik menjadi terbatas, dan harga Antam cenderung stabil tanpa lonjakan tajam di sore hari ini.
Antisipasi Investor dan Pembeli Emas
Harga emas Antam yang bertahan di angka tinggi Rp3,12 juta per gram pada sore hari mencerminkan bahwa instrumen ini masih menarik sebagai aset lindung nilai (safe haven). Namun demikian, investor dan pembeli emas disarankan untuk:
- Memantau update harga harian, karena harga emas bisa berubah mengikuti pasar global.
- Mengikuti perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang berpengaruh signifikan terhadap pergerakan emas domestik.
- Menyesuaikan strategi investasi sesuai tujuan: jangka pendek vs jangka panjang.
Seiring pasar memasuki akhir bulan dan menanti pembukaan bulan baru, harga emas Antam diperkirakan akan tetap menjadi sorotan pelaku pasar dan masyarakat luas yang tertarik pada logam mulia sebagai alternatif investasi. (*)
Editor : Ali Sodiqin