RADARBANYUWANGI.ID - Pergerakan harga emas perhiasan di pasar domestik menunjukkan dinamika berbeda pada pembaruan terbaru.
Tiga jaringan besar emas perhiasan nasional mencatat tren yang bervariasi.
Raja Emas Indonesia dan Hartadinata Abadi terpantau stabil, sementara Laku Emas (CMK Group) justru mencatat kenaikan merata hampir di seluruh kadar emas perhiasan.
Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya calon pembeli dan investor yang menjadikan emas perhiasan bukan sekadar pelengkap gaya, tetapi juga instrumen penyimpan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Raja Emas Indonesia: Harga Bertahan Stabil di Semua Kadar
Berdasarkan update terbaru Raja Emas Indonesia, seluruh harga emas perhiasan dari 12 karat hingga 24 karat tercatat tidak mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya.
Harga emas perhiasan 24 karat masih bertahan di level Rp 2.490.000 per gram, sementara kadar di bawahnya juga berada pada posisi stabil.
Rincian harga emas perhiasan Raja Emas Indonesia:
- 24 Karat: Rp 2.490.000 (Stabil)
- 23 Karat: Rp 2.189.000 (Stabil)
- 22 Karat: Rp 2.093.000 (Stabil)
- 21 Karat: Rp 2.000.000 (Stabil)
- 20 Karat: Rp 1.904.000 (Stabil)
- 19 Karat: Rp 1.808.000 (Stabil)
- 18 Karat: Rp 1.715.000 (Stabil)
- 17 Karat: Rp 1.619.000 (Stabil)
- 16 Karat: Rp 1.523.000 (Stabil)
- 15 Karat: Rp 1.429.000 (Stabil)
- 14 Karat: Rp 1.333.000 (Stabil)
- 13 Karat: Rp 1.238.000 (Stabil)
- 12 Karat: Rp 1.144.000 (Stabil)
Stabilnya harga ini dinilai memberi kepastian bagi konsumen yang berencana membeli emas perhiasan tanpa khawatir lonjakan harga mendadak.
Laku Emas CMK Group: Harga Terbaru Kompak Naik
Berbeda dengan Raja Emas, update terbaru dari Laku Emas (CMK Group) menunjukkan tren menguat.
Hampir seluruh kadar emas perhiasan dari 12 karat hingga 24 karat mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya.
Untuk emas perhiasan 24 karat, harga kini berada di kisaran Rp 2.465.000 hingga Rp 2.504.000 per gram.
Kenaikan juga terjadi pada emas 23 karat yang dipatok di rentang Rp 2.140.000 – Rp 2.174.000 per gram.
Kenaikan paling terasa terjadi pada emas 22 karat yang melonjak Rp 32.000 menjadi Rp 2.079.000 per gram.
Berikut rincian lengkap harga emas perhiasan Laku Emas CMK Group:
- 24 Karat: Rp 2.465.000 – Rp 2.504.000
- 23 Karat: Rp 2.140.000 – Rp 2.174.000
- 22 Karat: Rp 2.079.000 (Naik Rp 32.000)
- 21 Karat: Rp 1.988.000 (Naik Rp 31.000)
- 20 Karat: Rp 1.892.000 (Naik Rp 30.000)
- 19 Karat: Rp 1.796.000 (Naik Rp 28.000)
- 18 Karat: Rp 1.700.000 (Naik Rp 27.000)
- 17 Karat: Rp 1.604.000 (Naik Rp 26.000)
- 16 Karat: Rp 1.507.000 (Naik Rp 23.000)
- 15 Karat: Rp 1.413.000 (Naik Rp 22.000)
- 14 Karat: Rp 1.318.000 (Naik Rp 21.000)
- 13 Karat: Rp 1.224.000 (Naik Rp 19.000)
- 12 Karat: Rp 1.128.000 (Naik Rp 18.000)
Penguatan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap emas perhiasan sebagai instrumen investasi alternatif.
Hartadinata Abadi: Pasar Tetap Tenang
Sementara itu, Hartadinata Abadi mencatat harga emas perhiasan yang stabil di seluruh kadar, mulai dari 6 karat hingga 22 karat.
Harga emas perhiasan 22 karat bertahan di Rp 2.789.000 per gram, disusul 20 karat di Rp 2.735.000 per gram. Kadar menengah hingga rendah juga tidak mengalami perubahan.
Rincian harga emas perhiasan Hartadinata Abadi:
- 22 Karat: Rp 2.789.000 (Stabil)
- 20 Karat: Rp 2.735.000 (Stabil)
- 17 Karat: Rp 2.437.000 (Stabil)
- 16 Karat: Rp 2.301.000 (Stabil)
- 9 Karat: Rp 1.543.000 (Stabil)
- 8 Karat: Rp 1.422.000 (Stabil)
- 6 Karat: Rp 1.219.000 (Stabil)
Dipengaruhi Faktor Global dan Domestik
Pergerakan harga emas perhiasan tidak lepas dari berbagai faktor, mulai dari permintaan industri perhiasan global, fluktuasi nilai tukar mata uang, hingga kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas.
Selain itu, biaya produksi, desain, dan kadar kemurnian juga turut memengaruhi harga jual emas perhiasan.
Jadi Perhatian Pembeli dan Investor
Dengan kondisi pasar yang menunjukkan perbedaan tren antar jaringan, masyarakat disarankan lebih cermat memantau update harga terbaru.
Stabilnya harga di Raja Emas dan Hartadinata dinilai cocok untuk pembelian aman, sementara kenaikan di Laku Emas bisa menjadi sinyal positif bagi investor yang mencari momentum.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas perhiasan tetap menjadi pilihan favorit karena menggabungkan nilai estetika, fungsi konsumtif, serta perlindungan aset jangka panjang. (*)
Editor : Ali Sodiqin