RADARBANYUWANGI.ID - Pergerakan harga emas global kembali menjadi sorotan pelaku pasar.
Setelah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, harga emas dunia terkoreksi lebih dari 1 persen pada Jumat (16/1/2026).
Koreksi ini terjadi seiring aksi ambil untung investor serta meredanya ketegangan geopolitik global yang sebelumnya mendorong harga emas melonjak tajam.
Kondisi tersebut turut berdampak pada harga emas batangan dan emas perhiasan di dalam negeri, termasuk produk emas yang diperdagangkan di Pegadaian, serta harga emas perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas.
Harga Emas Dunia Turun Usai Cetak Rekor
Di pasar spot, harga emas tercatat turun 0,2 persen ke level USD 4.606,54 per ounce.
Meski melemah secara harian, emas masih membukukan kenaikan mingguan sebesar 1,9 persen, setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi di USD 4.642,72 per ounce.
Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Februari turut melemah 0,6 persen ke posisi USD 4.595,40.
Analis Marex, Edward Meir, menilai koreksi ini sebagai hal yang wajar setelah reli panjang dalam beberapa pekan terakhir.
“Ini adalah penurunan umum di komoditas setelah berminggu-minggu mengalami kenaikan agresif, dengan beberapa aksi ambil untung. De-eskalasi ketegangan Timur Tengah juga telah menghilangkan sebagian premi geopolitik pada emas,” ujarnya.
Meredanya ketegangan di Iran, sikap wait and see Presiden AS Donald Trump, serta langkah Presiden Rusia Vladimir Putin yang berupaya menengahi situasi, ikut menekan minat investor terhadap emas sebagai aset safe haven.
Meski demikian, prospek jangka panjang emas masih dinilai positif.
“Saya masih berpikir kita memiliki peluang untuk mencapai USD 5.000 tahun ini, meski akan diselingi koreksi besar,” kata Meir.
Harga Emas Batangan Antam di Pegadaian Turun Tipis
Dampak koreksi global tercermin pada harga emas batangan Antam di Pegadaian pada Minggu (18/1/2026).
Seluruh ukuran tercatat mengalami penurunan, baik pada harga jual maupun harga buyback.
Harga emas Antam 0,5 gram turun Rp 3.000 menjadi Rp 1.521.000, dengan harga buyback Rp 1.259.000.
Untuk ukuran 1 gram, harga jual turun Rp 6.000 menjadi Rp 2.930.000, sementara harga buyback turun Rp 7.000 ke level Rp 2.518.000.
Pada ukuran yang lebih besar, emas Antam 10 gram dibanderol Rp 28.738.000, turun Rp 66.000, dengan harga buyback Rp 25.189.000.
Daftar harga jual emas Antam di Pegadaian:
- 0,5 gram: Rp 1.521.000
- 1 gram: Rp 2.930.000
- 5 gram: Rp 14.398.000
- 10 gram: Rp 28.738.000
- 100 gram: Rp 286.564.000
- 1.000 gram: Rp 2.863.960.000
Emas Galeri 24 dan UBS Ikut Melemah
Selain Antam, emas Galeri 24 dan UBS yang diperdagangkan di Pegadaian juga mengalami pelemahan harga.
Harga emas Galeri 24 ukuran 1 gram turun Rp 7.000 menjadi Rp 2.688.000. Ukuran 0,5 gram turun Rp 4.000 ke level Rp 1.410.000.
Sementara untuk ukuran 5 gram, harga kini berada di Rp 13.143.000, turun Rp 32.000.
Sementara itu, emas UBS ukuran 2 gram turun Rp 16.000 menjadi Rp 5.437.000, dan ukuran 5 gram kini dibanderol Rp 13.434.000, turun Rp 42.000.
Galeri 24 tersedia hingga ukuran 1 kilogram, sedangkan emas UBS ditawarkan hingga 500 gram, memberikan fleksibilitas bagi investor ritel maupun pembeli dengan kebutuhan besar.
Harga Emas Perhiasan di Raja Emas
Bagi masyarakat yang berencana menjual emas perhiasan, daftar harga beli dari Raja Emas Indonesia menjadi acuan penting.
Harga beli emas perhiasan ditentukan oleh kadar karat, dengan perbedaan nilai yang cukup signifikan.
Harga beli emas perhiasan Raja Emas (18/1/2026):
- K24*: Rp 2.435.000 per gram
- K22: Rp 1.922.000 per gram
- K18: Rp 1.574.000 per gram
- K14: Rp 1.224.000 per gram
- K10: Rp 874.000 per gram
- K5: Rp 438.000 per gram
Semakin tinggi kadar emas, semakin tinggi pula nilai jual yang diterima pemilik perhiasan.
Harga Emas Perhiasan di Laku Emas
Sementara itu, untuk masyarakat yang ingin membeli emas perhiasan, Laku Emas mencatat harga jual dengan variasi kadar yang cukup lengkap.
Harga jual emas perhiasan Laku Emas (18/1/2026):
- 24K (99%): Rp 2.224.000 per gram
- 21K: Rp 1.821.000 per gram
- 18K: Rp 1.556.000 per gram
- 14K: Rp 1.207.000 per gram
- 9K: Rp 770.000 per gram
Perbedaan harga ini memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk menyesuaikan pilihan dengan anggaran maupun tujuan investasi.
Emas Tetap Menarik di Tengah Fluktuasi
Meski harga emas dunia dan domestik mengalami koreksi jangka pendek, emas tetap dipandang sebagai instrumen lindung nilai yang kuat untuk jangka menengah hingga panjang.
Penurunan harga kerap dimanfaatkan sebagai momentum akumulasi, baik untuk emas batangan maupun perhiasan.
Dengan mencermati pergerakan harga global serta daftar harga terbaru di Pegadaian, Raja Emas, dan Laku Emas, masyarakat diharapkan dapat mengambil keputusan jual atau beli emas secara lebih cermat dan terukur di tengah dinamika pasar yang terus bergerak. (*)
Editor : Ali Sodiqin