RADARBANYUWANGI.ID - Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau emas Antam diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada awal pekan depan, Senin (12/1/2026).
Pelaku pasar diminta tetap mencermati dinamika harga emas global yang saat ini berada di level tinggi dan rawan koreksi.
Sejumlah pengamat pasar komoditas memproyeksikan harga emas Antam masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan, seiring tren positif harga emas dunia.
“Kalau harga emas dunia naik, harga logam mulia atau emas Antam berpotensi bergerak ke level Rp 2.610.000 per gram,” ujar seorang pengamat di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Peluang Naik Terbuka, Risiko Koreksi Tetap Ada
Meski peluang kenaikan masih terbuka, Ibrahim mengingatkan bahwa pergerakan harga emas tidak lepas dari potensi tekanan.
Menurutnya, investor juga perlu mewaspadai kemungkinan koreksi teknikal dalam jangka pendek.
Ia memetakan support pertama harga emas Antam berada di level Rp 2.458.000 per gram, sementara support kedua berada di kisaran Rp 2.400.000 per gram.
“Kondisi pasar saat ini sangat sensitif terhadap sentimen global, baik dari pergerakan dolar AS, suku bunga, maupun ketegangan geopolitik. Karena itu, fluktuasi masih akan mewarnai perdagangan emas,” jelasnya.
Harga Emas Antam Nyaris Sentuh Rekor Tertinggi
Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas batangan pada Sabtu (10/1/2026) tercatat naik Rp 25.000 menjadi Rp 2.602.000 per gram.
Posisi tersebut membuat harga emas Antam semakin dekat dengan rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH).
Sehari sebelumnya, pada Jumat (9/1/2026), harga emas Antam juga mengalami kenaikan sebesar Rp 7.000, dari sebelumnya Rp 2.570.000 menjadi Rp 2.577.000 per gram.
Kenaikan beruntun ini mencerminkan tingginya minat investor terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Harga Buyback Ikut Melonjak
Tak hanya harga jual, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga mengalami lonjakan signifikan. Pada Sabtu (10/1/2026), harga buyback naik Rp 23.000 ke level Rp 2.455.000 per gram.
Harga buyback ini menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas batangan ke Antam.
Namun, perlu diperhatikan bahwa transaksi penjualan emas dikenakan potongan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.
Untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar:
- 1,5 persen bagi pemegang NPWP
- 3 persen bagi non-NPWP
Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima penjual.
Daftar Harga Emas Antam Terbaru
Berikut harga emas batangan Antam di laman Logam Mulia per Sabtu (10/1/2026), belum termasuk pajak:
- Emas Antam 0,5 gram: Rp 1.351.000
- Emas Antam 1 gram: Rp 2.602.000
- Emas Antam 2 gram: Rp 5.144.000
- Emas Antam 3 gram: Rp 7.691.000
- Emas Antam 5 gram: Rp 12.785.000
- Emas Antam 10 gram: Rp 25.515.000
- Emas Antam 25 gram: Rp 63.662.000
- Emas Antam 50 gram: Rp 127.245.000
- Emas Antam 100 gram: Rp 254.412.000
- Emas Antam 250 gram: Rp 635.765.000
- Emas Antam 500 gram: Rp 1.271.320.000
- Emas Antam 1.000 gram: Rp 2.542.600.000
Ketentuan Pajak Pembelian Emas
Selain pajak penjualan, pembelian emas batangan juga dikenakan PPh 22 sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, yakni:
- 0,45 persen bagi pembeli dengan NPWP
- 0,9 persen bagi pembeli non-NPWP
Setiap transaksi pembelian emas batangan akan disertai bukti potong PPh 22.
Investor Diminta Cermat
Dengan harga emas yang berada di level tinggi, para investor dan masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan menyesuaikan strategi investasi dengan profil risiko masing-masing.
Fluktuasi harga emas dalam waktu dekat diperkirakan masih akan terjadi, seiring sentimen global yang terus berubah. (*)
Editor : Ali Sodiqin