Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Harga Emas Antam Diprediksi Sideways, Ini Proyeksi dan Strategi Investasi Selasa 30 Desember 2025

Ali Sodiqin • Selasa, 30 Desember 2025 | 13:45 WIB
ILUSTRASI wanita muda berburu emas batangan untuk investasi.
ILUSTRASI wanita muda berburu emas batangan untuk investasi.

RADARBANYUWANGI.ID - Harga emas Antam Logam Mulia diperkirakan bergerak fluktuatif cenderung mendatar (sideways) pada perdagangan Selasa, 30 Desember 2025.

Minimnya sentimen baru menjelang libur akhir tahun membuat pergerakan harga emas relatif terbatas, baik di pasar global maupun domestik.

Kondisi tersebut muncul setelah harga emas Antam terkoreksi Rp 9.000 menjadi Rp 2.596.000 per gram pada perdagangan Senin (29/12/2025).

Koreksi ini terjadi sehari setelah emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada Jumat (27/12).

Analis memperkirakan, selama tidak ada gejolak geopolitik global atau pergerakan ekstrem nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS), harga emas Antam akan bergerak di kisaran Rp 2.550.000 hingga Rp 2.600.000 per gram.

“Menjelang akhir tahun, volume transaksi biasanya menurun. Investor cenderung menunggu arah baru pasar pada awal Januari,” ujar seorang analis pasar logam mulia.

Update Harga Emas Antam Senin dan Proyeksi Selasa

Berdasarkan data resmi Logam Mulia Antam, harga emas pada Senin (29/12) turun dari Rp 2.605.000 menjadi Rp 2.596.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali juga ikut terkoreksi ke level Rp 2.455.000 per gram.

Untuk perdagangan Selasa (30/12), pergerakan harga diperkirakan cenderung mendatar.

Sejumlah indikator pasar menunjukkan harga emas digital di beberapa platform investasi, seperti Pluang, berada di kisaran Rp 2,56 jutaan per gram.

Proyeksi konservatif menempatkan harga emas Antam tetap bertahan di area Rp 2,55–2,6 juta per gram.

Adapun peluang lonjakan ke level Rp 2,7 juta per gram dinilai masih terbatas dalam jangka sangat pendek.

Harga resmi emas Antam biasanya diumumkan sekitar pukul 09.00 WIB melalui situs Logam Mulia.

Proyeksi Harga Berdasarkan Pecahan

Berdasarkan tren pergerakan terbaru, berikut gambaran kisaran harga emas Antam berdasarkan pecahan:

Sementara itu, harga emas UBS dan Pegadaian diperkirakan bergerak searah dengan emas Antam.

Kenaikan harga baru berpeluang terjadi jika nilai tukar rupiah mengalami pelemahan signifikan.

Faktor Global Penentu Harga

Di pasar global, harga emas dunia tercatat relatif datar di kisaran US$ 4.532 per ons.

Meski demikian, secara bulanan harga emas masih mencatatkan kenaikan lebih dari 7 persen, setelah reli panjang sepanjang tahun 2025.

Beberapa faktor yang menekan harga emas saat ini antara lain aksi ambil untung (profit taking) akhir tahun, penguatan dolar AS, serta minimnya sentimen makroekonomi baru.

Namun, faktor penopang harga emas dinilai masih cukup kuat. Di antaranya pembelian emas oleh bank sentral global, ketidakpastian geopolitik dunia, serta ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral AS (The Fed).

Jika The Fed memberi sinyal kebijakan yang lebih dovish pada awal 2026, harga emas domestik berpeluang kembali menguat dan menembus level Rp 2,6 juta per gram.

Strategi Investor Jelang Akhir Tahun

Bagi investor ritel, analis menyarankan strategi membeli saat harga melemah (buy on weakness) di area Rp 2,55 juta per gram.

Pecahan 1–10 gram dinilai paling fleksibel untuk kebutuhan likuiditas.

Selain itu, investor juga dapat mempertimbangkan emas digital guna menekan biaya cetak.

Aksi ambil untung bertahap disarankan jika harga mendekati Rp 2,7 juta per gram.

Perlu diperhatikan, setiap transaksi emas Antam dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22, baik saat pembelian maupun buyback.

Karena itu, investor diimbau menghitung potensi keuntungan bersih sebelum bertransaksi.

Dalam jangka pendek, harga emas Antam pada Selasa diprediksi bergerak mendatar akibat rendahnya volume transaksi.

Namun memasuki Januari 2026, tren bullish masih terbuka lebar jika ketegangan global meningkat.

Sepanjang tahun 2025, harga emas Antam telah melonjak sekitar 73 persen secara tahunan.

Capaian tersebut menjadikan emas sebagai salah satu instrumen lindung nilai paling unggul dibandingkan saham maupun deposito. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#harga emas hari ini #30 oktober 2025 #emas antam