Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Rute Bus Banyuwangi–Malang–Trenggalek Dihidupkan Kembali, Penumpang Melonjak Saat Libur Nataru

Zamrozi Wahyu • Minggu, 28 Desember 2025 | 12:00 WIB
TUNGGU PENUMPANG: Kernet bersama sopir bus menunggu penumpang di Terminal Jajag, Kecamatan Gambiran, Sabtu (27/12).
TUNGGU PENUMPANG: Kernet bersama sopir bus menunggu penumpang di Terminal Jajag, Kecamatan Gambiran, Sabtu (27/12).

RADARBANYUWANGI.ID - Bus jurusan Banyuwangi - Malang - Trenggalek dihidupkan kembali.

Keterisian penumpang bus bisa melonjak dua kali lipat dalam priode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Puluhan bus tampak silih berganti datang di Terminal Jajag dengan membawa banyak penumpang.  

Hal ini sangat berbeda dengan hari biasa, yang mana banyak bus memilih tidak berhenti di terminal.

Di Terminal Jajag, selama priode libur Nataru bus yang beroperasi bisa membawa penumpang hingga 20 sampai 30 orang.

Sedangkan pada hari normal, paling banyak sekitar 10 sampai 15 penumpang yang dibawa satu armada.

Staf Terminal Jajag, Banyuwangi, Hari Restu mengatakan, terdapat lonjakan penumpang bus disaat priode libur Nataru.

Lonjakan itu, diambil rata-rata sekitar 10 persen dari hari normal. "Kalau diambil rata-rata seluruhnya, penumpang bus melonjak 10 persen," katanya.

Menurut Restu, lonjakan penumpang bus rata-rata disebabkan melubernya pengguna kereta api. Sehingga, penumpang yang kehabisan tiket memilih tranportasi bus. 

Ditambah dihidupkanya kembali rute Banyuwangi - Malang - Trenggalek ikut meramaikan suasana terminal.

"Penumpang bisa melonjak, sebab, banyak yang tidak dapat tiket kereta dan memilih untuk naik bus," ujarnya.

Selama periode Nataru ini, lanjut dia, penumpang bus sampai di Terminal Jajag 20 hingga 35 orang. Padahal, di hari normal mentok paling banyak 10 sampai 15 penumpang.

"Kalau Nataru ini, penumpang bus mulai dari tujuh orang, 10, hingga 30 penumpang, dengan kapasitas penumpang 50 sampai 60 kursi," terangnya.

Hari Restu menambahkan, yang sering terlihat full penumpang yaitu bus Damri. Total lima bus yang beroperasi di Terminal Jajag.

"Kalau Damri sering full, biasanya tidak berhenti kalau sudah begitu," tambahnya.

Mandor Bus Mila Eko Prasetyo membenarkan kenaikan okupansi bus selama priode libur Nataru. Namun, untuk penumpang di Terminal Jajag tidak berubah secara signifikan.

"Satu bus biasa membawa penumpang dari Terminal Jajag dua sampai tiga orang yang datang maupun pergi," ujarnya. (why/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Libur Nataru #malang #penumpang melonjak #trenggalek #bus #banyuwangi