Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Revitalisasi Pasar Banyuwangi dan Gedung Inggrisan Capai 78 Persen, Dikebut Jelang Akhir 2025

Fredy Rizki Manunggal • Sabtu, 20 Desember 2025 | 13:00 WIB
TERUS BERJALAN: Material proyek revitalisasi Pasar Banyuwangi terus berdatangan hingga Jumat (19/12).
TERUS BERJALAN: Material proyek revitalisasi Pasar Banyuwangi terus berdatangan hingga Jumat (19/12).

RADARBANYUWANGI.ID - Proyek revitalisasi Pasar Banyuwangi dan Gedung Inggrisan terus dikebut jelang deadline pembangunan pada akhir Desember 2025.

Dari laporan mingguan Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Jawa Timur, progres pembangunan tercatat telah mencapai 78 persen per 7 Desember 2025.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Revitalisasi Pasar Banyuwangi BPBPK Jawa Timur, Yuni Ahmat Erivianto mengatakan, saat ini pengerjaan masih difokuskan pada penyelesaian aspek arsitektur,  mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) sehingga penyiapan komponen tengah dikebut saat ini.

“Pekerjaan arsitektur yang dikejar antara lain plesteran, acian, pemasangan keramik, pengecatan, dan lainnya. Sementara untuk MEP meliputi kelistrikan, elektronika, plumbing, dan pekerjaan pendukung lain,” ujar Yayan panggilan akrabnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan, aktivitas proyek masih berlangsung intensif.

Sejumlah material bangunan terlihat terus didistribusikan ke area proyek untuk mendukung percepatan pekerjaan. Target awal, revitalisasi pasar ini dijadwalkan rampung pada akhir Desember 2025.

Namun demikian, jika melihat kondisi terkini di lapangan, penyelesaian proyek diperkirakan masih membutuhkan tambahan waktu.

Plt Kepala Dinas PU Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (CKPP) Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo mengatakan, secara visual tampaknya tidak akan selesai tepat waktu.

"Tetapi sampai sekarang belum ada surat permohonan perpanjangan masa pengerjaan dari pihak penggarap proyek,” kata Suyanto.

Pemkab Banyuwangi masih menunggu perkembangan hingga batas akhir tahun sambil terus memantau progres yang berjalan.

Revitalisasi Pasar Banyuwangi diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan daya saing pasar tradisional, sekaligus menjadi pusat aktivitas ekonomi baru bagi pedagang dan masyarakat setempat. “Kita tunggu update terus sampai akhir tahun,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada 31 Oktober lalu, revitalisasi Pasar Banyuwangi dan Gedung Inggrisan ditinjau

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Proyek revitalisasi ini telah berjalan selama sekitar satu tahun dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025.

Revitalisasi pasar tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp152 miliar dan berdiri di atas lahan seluas satu hektare yang terbagi menjadi dua area utama, yaitu pasar basah di bagian selatan dan pasar kering di bagian utara.

Menko AHY juga mengapresiasi desain pasar yang tetap mempertahankan ciri khas lokal Banyuwangi, termasuk elemen bangunan bersejarah.

“Arsitekturnya menarik sekali karena tetap berusaha mempertahankan kekhasan Banyuwangi. Bahkan tadi ada sebagian yang juga dipertahankan sebagai heritage, sedangkan yang ini menjadi pasar modern tentunya dan dua tingkat,” kata AHY kala itu. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Inggrisan #revitalisasi #pasar banyuwangi