RADARBANYUWANGI.ID - Minggu (23 November 2025), harga emas batangan bersertifikat Antam di gerai Logam Mulia masih belum bergerak dari posisi sehari sebelumnya.
Emas produksi PT Aneka Tambang (ANTM) ini kembali tercatat turun Rp 7.000 per gram dari harga Jumat (21/11), yakni dari Rp 2.348.000/gram menjadi Rp 2.341.000 per gram.
Tidak hanya harga jual, harga buyback Antam juga masih berada di level kemarin.
Logam Mulia mencatat harga beli kembali turun Rp 7.000 per gram dari Rp 2.209.000 menjadi Rp 2.202.000 per gram.
Artinya, selisih harga jual dan harga buyback (spread) pada Minggu ini mencapai Rp 139.000 per gram.
Spread yang tebal itu menunjukkan bahwa siapa pun yang ingin berinvestasi emas fisik harus memahami dua jenis harga yang ditetapkan Antam: harga beli (ketika membeli emas) dan harga buyback (ketika menjual kembali ke Antam).
Tanpa memperhitungkan spread, investor bisa keliru menilai potensi untung-rugi.
Sebagai contoh, jika pagi ini Anda membeli satu gram emas Antam seharga Rp 2.341.000 lalu terpaksa menjualnya kembali pada sore hari, harga yang diterima hanya Rp 2.202.000. Selisih Rp 139.000 per gram itulah biaya yang harus ditanggung investor.
Emas Cocok untuk Investasi Jangka Panjang
Dengan spread yang besar, emas lebih cocok sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Kenaikan harga yang signifikan dari tahun ke tahun menjadi penyeimbang spread sekaligus peluang keuntungan.
Berikut ilustrasi potensi untung-rugi berdasarkan harga pembelian pada beberapa rentang waktu:
-
Beli 15 November 2025 (Rp 2.348.000): -6,22% (rugi)
-
Beli 22 Oktober 2025 (Rp 2.337.000): -5,78% (rugi)
-
Beli 22 Agustus 2025 (Rp 1.916.000): +14,93% (untung)
-
Beli 22 Mei 2025 (Rp 1.923.000): +14,51% (untung)
-
Beli 22 Februari 2025 (Rp 1.704.000): +29,23% (untung)
-
Beli 22 November 2024 (Rp 1.520.000): +44,87% (untung)
-
Beli 22 Agustus 2024 (Rp 1.410.000): +56,17% (untung)
-
Beli 22 Mei 2024 (Rp 1.357.000): +62,27% (untung)
-
Beli 22 Februari 2024 (Rp 1.133.000): +94,35% (untung)
Dari data di atas terlihat bahwa emas hampir selalu memberikan keuntungan dalam rentang satu tahun atau lebih, namun bisa merugi jika dihitung dalam hitungan minggu atau bulan.
UBS Naik, Galeri24 Turun: Harga Emas Minggu 23 November 2025 Berbeda Arah
Berbeda dari harga Antam yang stagnan, dua produsen emas lain—UBS dan Galeri24—menunjukkan pergerakan yang berlawanan.
Berdasarkan data resmi Sahabat Pegadaian:
-
Harga emas Galeri24 turun dari Rp 2.404.000 per gram menjadi Rp 2.389.000 per gram.
-
Harga emas UBS justru naik menjadi Rp 2.404.000 per gram.
Pergerakan berlawanan ini menunjukkan pasar emas berada dalam fase dinamis dan perlu dicermati, terutama bagi investor yang memantau harga harian dan sering melakukan transaksi jangka pendek.
Daftar Harga Emas UBS Terbaru
-
0,5 gram: Rp 1.300.000
-
1 gram: Rp 2.404.000
-
2 gram: Rp 4.771.000
-
5 gram: Rp 11.790.000
-
10 gram: Rp 23.456.000
-
25 gram: Rp 58.522.000
-
50 gram: Rp 116.803.000
-
100 gram: Rp 233.515.000
-
250 gram: Rp 583.615.000
-
500 gram: Rp 1.165.859.000
Daftar Harga Emas Galeri24 Terbaru
-
0,5 gram: Rp 1.252.000
-
1 gram: Rp 2.389.000
-
2 gram: Rp 4.705.000
-
5 gram: Rp 11.676.000
-
10 gram: Rp 23.291.000
-
25 gram: Rp 58.083.000
-
50 gram: Rp 116.075.000
-
100 gram: Rp 232.034.000
-
250 gram: Rp 576.395.000
-
500 gram: Rp 1.152.789.000
-
1.000 gram: Rp 2.305.577.000
Harga emas Antam pada Minggu 22 November 2025 tercatat stagnan setelah penurunan di hari sebelumnya.
Sementara UBS mencatat kenaikan, Galeri24 justru mengalami penurunan, menciptakan dinamika harga yang menarik bagi investor.
Dengan spread besar antara harga jual dan buyback, emas tetap menjadi instrumen investasi jangka panjang yang stabil.
Investor yang ingin masuk ke pasar emas wajib memahami pergerakan harian, momentum kenaikan, dan perbedaan harga antar-produsennya. (*)
Editor : Ali Sodiqin