Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kapolresta Banyuwangi Pimpin Penanaman Jagung 50 Hektare! Ketahanan Pangan 2025 Kian Kokoh dan Siap Swasembada

Ali Sodiqin • Senin, 10 November 2025 | 14:40 WIB
Kapolresta Banyuwangi Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung Kuartal IV 2025
Kapolresta Banyuwangi Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung Kuartal IV 2025

RADARBANYUWANGI.ID - Upaya penguatan ketahanan pangan di Banyuwangi kembali digalakkan.

Kali ini melalui penanaman jagung Kuartal IV Tahun 2025 di lahan produktif Green Farm seluas 50 hektare di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Minggu (9/11/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra S.I.K., M.Si., M.H., bersama Ketua Kwarda Pramuka Jawa Timur H.M. Arum Sabil S.P., S.H., M.K.L., serta jajaran Forkopimda Banyuwangi.

Turut mendampingi Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani S.Pd., M.KP., Wakil Bupati Ir. Mujiono, Komandan Lanal Letkol Laut (P) M. Puji Santosa M.Sc., dan Kasdim 0825 Mayor Suprapto yang mewakili Dandim.

Kegiatan juga diikuti oleh Kepala OPD, Kepala BPS, Ketua HKTI Banyuwangi, pimpinan Cabang Bulog, Forkopimka Sempu, Ketua Kwarcab Pramuka Banyuwangi, serta anggota Pramuka.

Hadir pula Dewan Pembina HKTI Jawa Timur, Jenderal Pol (Purn) Drs. Badrodin Haiti, beserta istri.

Sinergi Ketahanan Pangan

Penanaman jagung ini menjadi bagian dari agenda sinergi menuju ketahanan pangan nasional.

Seusai meninjau lahan, Kapolresta Banyuwangi memaparkan kontribusi Polri dalam mendukung program pertanian strategis yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

“Ketahanan pangan bukan kegiatan seremonial, tetapi kerja nyata yang kita lakukan bersama. Kolaborasi antarsektor menjadi kunci menjaga stabilitas dan ketersediaan bahan pangan,” ujar Kombes Pol Rama.

Beliau menjelaskan empat program utama Polri dalam mendukung ketahanan pangan, yaitu Pekarangan Bergizi, Penanaman Jagung Menuju Swasembada, Pengawasan Distribusi Pangan, serta Rekrutmen Polri Kompetensi Khusus di Bidang Pertanian.

Produksi Jagung Banyuwangi Meningkat Signifikan

Hingga Kuartal IV 2025, Polresta Banyuwangi telah berkontribusi mempercepat penanaman jagung di berbagai klaster, mencakup lahan produktif, lahan sawah, pesantren, hingga kehutanan sosial.

Data produksi Januari–Oktober 2025 mencatat peningkatan signifikan. Produksi jagung mencapai 208.673 ton, naik 27.341 ton dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Surplus produksi juga meningkat dari 122.854 ton (2024) menjadi 150.467 ton (2025), didorong penambahan lahan tanam lebih dari 4.000 hektare.

Meski demikian, Bulog baru menyerap sekitar 67,65 ton, sehingga perlu sinergi lebih kuat antara pemerintah daerah, Bulog, Dinas Pertanian, penyuluh, dan Bhabinkamtibmas.

Kolaborasi untuk Kemandirian Pangan

Agenda tanam jagung ini juga dirangkaikan dengan panen padi, penanaman durian, dan pengembangan ketela di lokasi yang sama.

Langkah ini menjadi simbol penguatan kolaborasi lintas instansi dalam membangun kemandirian pangan berkelanjutan.

“Semua langkah ini bukan hanya soal meningkatkan produksi, tetapi mewujudkan martabat bangsa melalui kemandirian pangan,” tegas Kombes Pol Rama.

Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi jangka panjang menuju swasembada jagung nasional, sekaligus membuka peluang ekspor dari Banyuwangi.

Dengan semangat gotong royong antara aparat, pemerintah, dan masyarakat, Banyuwangi membuktikan diri sebagai lumbung pangan yang tangguh dan berdaya saing global. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Green Farm #Ketahanan Pangan #polresta banyuwangi #jagung