RADARBANYUWANGI.ID - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencetak kenaikan pada Sabtu (8/11/2025).
Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga emas 24 karat produksi Antam naik sebesar Rp 3.000 ke level Rp 2.299.000 per gram.
Kenaikan ini memperpanjang tren positif dalam tiga hari terakhir. Sebelumnya, pada Jumat (7/11/2025), harga emas Antam juga naik Rp 9.000 ke level Rp 2.296.000 per gram.
Sehari sebelumnya, Kamis (6/11/2025), lonjakan bahkan mencapai Rp 27.000 ke posisi Rp 2.287.000 per gram.
Dengan demikian, harga emas Antam saat ini hanya terpaut sekitar Rp 188.000 dari rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level Rp 2.487.000 per gram yang tercatat pada 21 Oktober 2025.
Tak hanya harga jual, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga mengalami penguatan. Pada hari yang sama, harga buyback naik Rp 3.000 menjadi Rp 2.164.000 per gram.
Kenaikan ini menjadi sinyal positif bagi investor yang ingin menjual kembali emasnya di tengah tren penguatan harga global.
Berdasarkan data Logam Mulia, berikut daftar lengkap harga emas Antam per 8 November 2025:
- 0,5 gram: Rp 1.199.500
- 1 gram: Rp 2.299.000
- 2 gram: Rp 4.548.000
- 5 gram: Rp 11.310.000
- 10 gram: Rp 22.540.000
- 25 gram: Rp 56.185.000
- 50 gram: Rp 112.205.000
- 100 gram: Rp 224.260.000
- 500 gram: Rp 1.120.400.000
- 1.000 gram: Rp 2.239.600.000
Harga jual emas Antam sudah termasuk potongan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017, sebesar 0,45% bagi pemegang NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP.
Sementara untuk transaksi buyback di atas Rp 10 juta, PPh 22 sebesar 1,5% (pemegang NPWP) dan 3% (non-NPWP) akan dipotong langsung dari total nilai transaksi.
Kenaikan harga emas domestik ini sejalan dengan pergerakan harga emas dunia yang menguat menjelang akhir pekan.
Penguatan logam mulia global dipicu oleh ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan meningkatnya permintaan safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Analis pasar menilai, tren penguatan harga emas masih berpotensi berlanjut hingga akhir bulan, terutama jika rupiah melemah terhadap dolar AS.
Karena itu, investor disarankan memantau perkembangan harga emas harian sebelum mengambil keputusan beli atau jual.
“Kenaikan harga emas Antam hari ini menjadi sinyal bahwa minat pasar terhadap logam mulia masih kuat. Namun, volatilitas tetap perlu diwaspadai,” ujar analis logam mulia, Sabtu (8/11).
Harga emas Antam diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp 2,280 juta hingga Rp 2,310 juta per gram dalam beberapa hari mendatang, menunggu arah pergerakan harga global dan nilai tukar rupiah. (*)
Editor : Ali Sodiqin