Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

BNI Genjot Kredit Produktif! UMKM Nasional Melesat Lewat Pembiayaan Inklusif dan Program Unggulan Xpora

Ali Sodiqin • Kamis, 6 November 2025 | 19:04 WIB
BNI Genjot Pembiayaan Produktif, Dorong UMKM Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Nasional
BNI Genjot Pembiayaan Produktif, Dorong UMKM Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Nasional

RADARBANYUWANGI.ID - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat sektor riil nasional.

Melalui pembiayaan produktif dan inklusif, BNI mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia.

Hingga September 2025, BNI mencatat pertumbuhan kredit segmen menengah sebesar 14,3% year on year (YoY) dan kredit UMKM non-KUR meningkat 13,9% YoY menjadi Rp46,3 triliun.

Capaian ini mencerminkan konsistensi BNI dalam memperluas akses pembiayaan di sektor-sektor produktif.

Direktur Commercial Banking BNI Muhammad Iqbal mengatakan, sebagai bank milik negara, BNI memiliki tanggung jawab strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui dukungan bagi pelaku UMKM.

“BNI terus memperkuat peran sebagai bank milik negara yang aktif mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyaluran kredit produktif kepada UMKM, baik melalui program internal maupun dukungan terhadap program pemerintah,” ujar Iqbal.

Menurutnya, potensi pertumbuhan kredit UMKM masih sangat besar. Karena itu, BNI memfokuskan pembiayaan ke sektor-sektor prioritas seperti industri padat karya, pembiayaan perumahan, serta berbagai program pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah tersebut menjadi wujud nyata komitmen BNI dalam mendukung pemerataan ekonomi hingga ke pelosok desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tak hanya itu, BNI juga mendorong pelaku UMKM agar naik kelas ke level global melalui program BNI Xpora dan Diaspora Loan, yang memfasilitasi pelaku usaha berorientasi ekspor agar bisa memperluas pasar dan memperkuat daya saing di kancah internasional.

Untuk memastikan pembiayaan lebih tepat sasaran, sejak 2024 BNI telah menerapkan robust credit scoring tools guna menilai kelayakan kredit secara akurat.

Selain itu, penerapan Tactical Account Planning (TAP) juga dilakukan untuk mengoptimalkan profitabilitas nasabah dari sisi pembiayaan maupun non-pembiayaan.

BNI turut memperkuat sinergi antara Commercial Banking, Corporate Banking, dan Institutional Banking untuk menangkap peluang pembiayaan dari rantai pasok (value chain) nasabah korporasi.

Di sisi lain, BNI juga mengembangkan capability-enhanced outlets menjadi pusat layanan terpadu dengan solusi keuangan komprehensif bagi pelaku usaha di seluruh wilayah.

“Kami akan terus berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang tangguh dengan kebijakan pembiayaan adaptif dan dukungan penuh terhadap regulasi pemerintah,” tegas Iqbal.

Dengan strategi yang menyeluruh, BNI menegaskan perannya sebagai bank nasional yang tak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi rakyat.

Melalui pembiayaan produktif dan inklusif, BNI berkomitmen menciptakan UMKM yang lebih kuat, berdaya saing global, dan berkontribusi nyata terhadap ekonomi Indonesia. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#bni #umkm #Xpora #pembiayaan inklusif