Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dari Dapur ke Pasar Nasional! Kisah Inspiratif Ibu Sulis, Pemilik Bakulis yang Sukses Naik Kelas Berkat BRI

Ali Sodiqin • Sabtu, 1 November 2025 | 17:43 WIB
Pemberdayaan BRI Dorong Usaha Kue Kering ‘Bakulis’ Naik Kelas, Jadi Sumber Penggerak Ekonomi Warga Sekitar.
Pemberdayaan BRI Dorong Usaha Kue Kering ‘Bakulis’ Naik Kelas, Jadi Sumber Penggerak Ekonomi Warga Sekitar.

RADARBANYUWANGI.ID - Di tengah masa sulit pandemi Covid-19, banyak pelaku usaha kecil menengah berjuang untuk bertahan.

Salah satunya Sulis, pemilik usaha kue kering Bakulis, yang kini sukses mengembangkan bisnisnya hingga dikenal di berbagai kota di Pulau Jawa.

Usaha yang berdiri sejak 2020 di Jakarta Timur itu bermula dari dapur rumah sederhana. Saat pandemi melanda, Sulis harus kehilangan pekerjaan di perusahaan konstruksi teknik sipil dan mencari cara untuk tetap memenuhi kebutuhan keluarga.

Dari keterampilannya membuat kue, ia mulai memproduksi berbagai camilan seperti nastar, kastengel, sagu keju, kue kacang, hingga putri salju yang laris terutama saat Ramadan dan Lebaran.

“Nama Bakulis itu singkatan dari Bakulan Ibu Lis. Sederhana tapi mudah diingat,” tutur Sulis sambil tersenyum mengenang awal perjuangannya.

Dari Dapur ke Peluang Kerja Baru

Seiring waktu, permintaan produk kue kering Bakulis semakin meningkat. Melihat peluang itu, Sulis mulai melibatkan ibu-ibu rumah tangga di sekitar tempat tinggalnya untuk membantu produksi.

Selain memperluas kapasitas, langkah ini juga membuka peluang kerja tambahan bagi para ibu yang membutuhkan penghasilan.

Kini, produk Bakulis telah dipasarkan ke Bandung, Purwakarta, Semarang, hingga Surabaya dengan kapasitas produksi mencapai 500 kemasan per bulan.

Naik Kelas Bersama BRI

Kesuksesan Sulis tak lepas dari dukungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Setelah bergabung dengan Rumah BUMN BRI Jakarta pada awal 2025, ia terpilih dalam program BRIncubator Lokal 2025 — inisiatif pembinaan UMKM unggulan dari BRI.

“Awalnya saya minder karena usaha saya masih kecil. Tapi lewat BRIncubator, saya belajar banyak hal, mulai dari packaging, branding, hingga pemasaran online. Sekarang saya jauh lebih percaya diri,” ujar Sulis.

Melalui pendampingan dan mentoring dari para fasilitator BRI, Sulis mendapat wawasan baru tentang strategi bisnis, pengelolaan usaha, dan pemasaran digital.

Ia juga aktif memanfaatkan platform LinkUMKM BRI untuk memperluas jaringan dan menjangkau pelanggan baru. Beberapa pelanggan bahkan kini menjadi reseller tetap produk Bakulis.

Dukungan Penuh dari BRI untuk UMKM

Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa BRI terus berkomitmen mendampingi pengusaha UMKM di setiap tahap perjalanan mereka.

Menurutnya, berbagai program pemberdayaan seperti Rumah BUMN, BRIncubator, dan LinkUMKM menjadi pondasi penting untuk mendorong UMKM naik kelas.

“BRI percaya pelaku UMKM seperti Ibu Sulis punya potensi besar untuk memperluas pasar. Kami ingin UMKM tak hanya jadi tulang punggung ekonomi nasional, tapi juga lokomotif ekonomi rakyat,” ujar Dhanny.

Harapan ke Depan

Sulis berharap agar BRI terus membuka peluang pameran dan promosi bagi UMKM lokal seperti dirinya.

“Semoga Rumah BUMN BRI terus memberi kesempatan bagi kami memperkenalkan produk ke masyarakat luas. Kami ingin naik kelas dan dikenal lebih banyak orang,” tuturnya.

Kisah Sulis menjadi bukti nyata bahwa dari dapur kecil pun, mimpi besar bisa tumbuh — selama ada kemauan, kerja keras, dan dukungan yang tepat. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#bri #kue kering #pengusaha perempuan #sulis #Inspirasi Bisnis #rumah BUMN #pemberdayaan umkm #bbri #BRIncubator #usaha mikro