RADARBANYUWANGI.ID - Kabar terbaru datang dari program bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).
Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan bahwa pencairan bansos PKH kini memasuki tahap empat, untuk periode penyaluran Oktober, November, dan Desember 2025.
Meski demikian, hingga Jumat (24/10/2025), belum ada laporan resmi dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah mencairkan bansos tahap empat tersebut.
Saat ini, pencairan yang masih berlangsung adalah tahap tiga, terutama untuk KPM peralihan dari Kantor Pos ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Menurut kanal YouTube Cek Bansos, sejumlah komponen PKH seperti bantuan pendidikan dan kesehatan mulai dicairkan bertahap.
Masyarakat dapat menggunakan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga mereka.
Kemensos menjelaskan bahwa nominal bantuan PKH bervariasi, tergantung pada komponen penerima manfaat, antara lain:
- Ibu hamil dan balita
- Anak sekolah (SD, SMP, SMA)
- Lansia (di atas 60 tahun)
- Penyandang disabilitas berat
Untuk KPM yang telah menerima KKS (Kartu Keluarga Sejahtera), disarankan segera melakukan pengecekan saldo bansos.
Proses pengecekan bisa dilakukan dengan mudah melalui mesin ATM BRI, BNI, Mandiri, BTN, atau ATM Bersama.
Cara Cek Saldo Bansos PKH Melalui Mesin ATM:
- Datang ke ATM terdekat
Kunjungi mesin ATM sesuai bank penerbit KKS kamu (BRI, BNI, Mandiri, BTN). Jika tidak tersedia, bisa menggunakan ATM Bersama.
- Masukkan kartu KKS
Masukkan kartu KKS dengan posisi yang benar pada mesin ATM.
- Input PIN KKS
Masukkan PIN dengan hati-hati agar tidak salah tiga kali dan terblokir.
- Pilih bahasa Indonesia
Gunakan bahasa Indonesia untuk memudahkan navigasi menu.
- Pilih menu “Cek Saldo”
Tekan menu Cek Saldo untuk melihat jumlah dana PKH yang sudah masuk.
Catatan Penting:
Kemensos mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur tawaran bantuan palsu dan selalu melakukan pengecekan melalui aplikasi Cek Bansos resmi atau situs cekbansos.kemensos.go.id
Dengan memasuki tahap empat, bansos PKH ini diharapkan dapat terus menopang kebutuhan masyarakat pra-sejahtera, khususnya menjelang akhir tahun 2025. (*)
Editor : Ali Sodiqin