RADARBANYUWANGI.ID - Pasar emas nasional tampak “adem ayem” pada Senin, 13 Oktober 2025.
Namun, di balik stabilitas ini, banyak analis menilai “ketenangan bisa jadi jebakan sebelum lonjakan.”
Berdasarkan pantauan dari Pegadaian, Lakuemas, dan Aneka Logam, harga emas belum bergerak signifikan dibandingkan perdagangan akhir pekan lalu.
Tapi di tengah tekanan global, stabilitas ini justru membuat para investor waspada.
Pegadaian Tahan Harga Emas Antam dan UBS—Belum Ada Revisi
Menurut data resmi Pegadaian, harga emas Antam hari ini tetap di Rp2.414.000 per gram, sedangkan emas UBS masih di Rp2.340.000 per gram.
Sementara itu, Galeri24 juga menahan harga di level Rp2.301.000 per gram.
Artinya, semua jenis emas utama Pegadaian tidak mengalami perubahan harga.
Pegadaian bahkan mempertahankan harga dari 0,5 gram hingga 1 kilogram tanpa revisi.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar emas dalam negeri sedang stabil tapi “menyimpan tenaga.”
“Biasanya kalau emas terlalu lama stagnan, siap-siap saja. Bisa melonjak kapan saja,” kata salah satu analis logam mulia di Jakarta.
Lakuemas: Emas Digital Makin Diminati, Harga Lebih Kompetitif
Berbeda dengan Pegadaian, platform Lakuemas justru menjadi primadona investor muda.
Harga emas di aplikasi ini sedikit lebih rendah—yakni Rp2.193.000 per gram (jual) dan Rp2.141.000 per gram (beli).
Dengan spread kecil, transaksi emas digital kini makin dilirik generasi milenial dan investor pemula.
Tanpa perlu datang ke gerai fisik, mereka bisa menabung emas dari ponsel kapan saja.
“Transaksi cepat, harga bersaing, dan bisa jual-beli detik itu juga,” tulis review pengguna Lakuemas di media sosial.
Aneka Logam: Fokus pada Emas Fisik Premium, Harga Tembus Rp2,95 Juta
Sementara itu, Aneka Logam masih menjadi pilihan para kolektor emas fisik premium.
Harga jual emas Antam di platform ini melambung ke Rp2.950.000 per gram,
dengan buyback di kisaran Rp2.850.000.
Harga yang lebih tinggi bukan tanpa alasan—produk emas di sini hadir lengkap dengan sertifikat resmi dan kemasan eksklusif.
Investor yang membeli di Aneka Logam biasanya adalah mereka yang fokus pada investasi jangka panjang atau koleksi pribadi.
Kesimpulan: Emas Stabil Hari Ini, Tapi Potensi Lonjakan di Depan Mata
Secara keseluruhan, Pegadaian masih menjadi acuan harga emas nasional, sementara Lakuemas unggul secara digital dan Aneka Logam menonjol di sisi eksklusivitas.
Namun, stabilitas harga ini bisa menjadi momen emas bagi investor yang ingin membeli sebelum harga melonjak.
Dengan kondisi global yang belum pasti, emas tetap menjadi aset lindung nilai paling aman di tengah ketidakpastian ekonomi. (*)
Editor : Ali Sodiqin