RADARBANYUWANGI.ID - Pasar emas Sabtu 11 Oktober 2025 kembali bikin heboh!
Harga emas batangan bersertifikat di laman resmi Logam Mulia PT Aneka Tambang (Antam) resmi naik Rp5.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.294.000 menjadi Rp2.299.000 per gram.
Kenaikan ini menambah panas situasi pasar logam mulia yang dalam sepekan terakhir terus menanjak.
Baca Juga: Bansos PKH & BPNT Tahap 4 Cair Oktober 2025 – Cek Saldo KKS Sekarang!
Bahkan di Sahabat Pegadaian, harga emas Antam mencapai rekor baru Rp2.419.000 per gram, naik Rp8.000 dari posisi kemarin.
Tak cuma Antam, emas UBS dan Galeri24 juga ikut merangkak naik.
-
Emas UBS kini dijual Rp2.351.000 per gram (naik dari Rp2.313.000).
-
Emas Galeri24 menembus Rp2.306.000 per gram, sedikit naik dari Rp2.304.000.
Kenaikan serentak di berbagai merek emas ini menandakan tren bullish yang belum menunjukkan tanda-tanda melambat.
Baca Juga: Lezatnya Kue Rangi, Perpaduan Kelapa Parut dan Gula Merah Khas Jakarta Tempo Dulu
Buyback Naik, Tapi Selisih Masih Lebar!
Harga buyback Antam—yakni harga ketika emas dijual kembali ke Logam Mulia—juga naik Rp5.000 menjadi Rp2.147.000 per gram.
Artinya, selisih antara harga jual dan harga buyback masih Rp152.000 per gram, celah yang perlu diwaspadai para investor jangka pendek.
Baca Juga: Goa Jatijajar Kebumen: Tempat Wisata Indah yang Ternyata Simpan Jejak Laut Purba dan Legenda Mistis
Cuan Fantastis bagi yang Tahan Lama
Data historis menunjukkan, investor yang sabar menyimpan emas sejak tahun lalu kini tertawa lebar.
Berikut potensi untung/rugi jika menjual emas Antam hari ini:
-
Beli Okt 2024: Untung 44,97%
-
Beli Jan 2025: Untung 36,93%
-
Beli Apr 2024: Untung 64,40%
-
Beli Jan 2024: Untung GILA 91,87%!
Bayangkan, beli 1 gram setahun lalu bisa bikin saldo bertambah hampir dua kali lipat.
Investor Baru, Waspadai Efek “Harga Puncak”
Namun, bagi yang baru ingin masuk sekarang, perlu hati-hati. Kenaikan cepat seperti ini bisa saja diikuti koreksi mendadak.
Analis pasar memperingatkan bahwa harga emas sering “beristirahat” setelah rekor tertinggi, sebelum lanjut melesat lagi atau justru turun tajam.
Kesimpulan: Beli Sekarang atau Tunggu Turun Lagi?
Tren emas dunia yang terus menguat, pelemahan rupiah, dan ketidakpastian global masih menjadi bahan bakar harga emas di tanah air.
Namun, keputusan tetap di tangan investor: apakah ini saatnya ikut arus, atau justru menunggu badai reda? (*)
Editor : Ali Sodiqin