RADARBANYUWANGI.ID - Kabar baik bagi masyarakat penerima bantuan sosial (bansos).
Per 6 Oktober 2025, pemerintah mulai mencairkan enam jenis bansos secara serentak melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan bank penyalur resmi.
Pencairan mencakup bantuan pendidikan, pangan, serta dukungan bagi warga miskin ekstrem dan lansia di seluruh Indonesia.
1. Program Indonesia Pintar (PIP)
Bantuan pendidikan dari pemerintah ini kembali cair untuk siswa SD hingga SMA.
Sejumlah pelajar SD dilaporkan menerima pencairan Rp450.000 melalui Bank BRI.
Penyaluran ini masuk dalam Tahap 3 dan dialokasikan untuk periode Oktober–Desember 2025.
Penerima utamanya adalah siswa baru yang telah diverifikasi sekolah dan Dinas Pendidikan.
Program ini bertujuan membantu pelajar dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa bersekolah.
Baca Juga: Segera Terbit! SK dan Nomor Induk PPPK Paruh Waktu 2025 Mulai Diserahkan di Berbagai Daerah!
2. Bantuan Permakanan untuk Lansia dan Disabilitas
Kementerian Sosial (Kemensos) juga menyalurkan kembali bantuan permakanan bagi lansia tunggal berusia di atas 70 tahun dan penyandang disabilitas tunggal.
Berbeda dengan bansos lainnya, bantuan ini tidak berupa uang, melainkan makanan siap saji yang diantar langsung ke rumah penerima oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas) di wilayah masing-masing.
3. BLT Dana Desa untuk Warga Miskin Ekstrem
Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa kembali disalurkan sebesar Rp300.000 per bulan.
Baca Juga: Resmi! Gaji PNS Naik Mulai Oktober 2025, Ini Daftar Profesi yang Diuntungkan!
Sasarannya adalah warga miskin ekstrem di pedesaan yang belum terdata sebagai penerima program lain seperti PKH atau BPNT.
Penyaluran dilakukan langsung oleh pemerintah desa disertai verifikasi ketat agar bantuan tepat sasaran.
4. PKH (Program Keluarga Harapan) Susulan
Program PKH susulan juga mulai cair pada awal Oktober 2025.
Baca Juga: Lawan Arab Saudi! Emil Audero Dipastikan Absen, Maarten Paes Siap Jadi Tembok Terakhir Garuda!
Dana ini ditujukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang baru mendapatkan KKS setelah peralihan penyaluran dari PT Pos Indonesia ke bank-bank penyalur.
Pencairan mencakup Tahap 2 dan akan segera disusul Tahap 3.
PKH diberikan kepada keluarga kurang mampu dengan komponen penerima seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, penyandang disabilitas berat, dan lansia.
5. BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) Susulan
Program BPNT atau Sembako juga terpantau cair pada tanggal yang sama.
Penyaluran ini menyasar penerima baru yang kini sudah memegang KKS peralihan.
Baca Juga: Tron: Ares, Kebangkitan Dunia Digital dan Batas Baru Kecerdasan Buatan
Setiap KPM mendapatkan bantuan Rp200.000 per bulan, yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan lauk bergizi di e-warong atau agen bank penyalur.
6. Bantuan Penebalan untuk KKS Baru
Jenis bansos terakhir yang cair pada 6 Oktober 2025 adalah Bantuan Penebalan.
Bantuan ini diberikan sekali dalam setahun untuk KPM penerima KKS baru dengan nilai Rp400.000.
Alokasinya mencakup periode Juni–Juli 2025, bertujuan membantu keluarga penerima baru menyesuaikan kebutuhan dasar sebelum bansos rutin berjalan stabil.
Baca Juga: Polemik Wasit Laga Indonesia vs Arab Saudi Berakhir! PSSI Akhirnya Terima Keputusan FIFA dan AFC
Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses pencairan dilakukan bertahap dan transparan melalui bank penyalur, e-warong, serta mekanisme verifikasi BPKP dan Kemensos.
Masyarakat diimbau mengecek status penerimaan melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos agar tidak tertipu informasi palsu.
Dengan pencairan enam jenis bantuan ini, pemerintah berharap daya beli masyarakat meningkat dan kesejahteraan kelompok rentan dapat lebih terjaga di akhir tahun 2025. (*)
Editor : Ali Sodiqin