RADARBANYUWANGI.ID - Kesempatan mendapatkan tambahan modal usaha lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) masih terbuka lebar.
Hingga akhir Agustus 2025, penyaluran KUR BRI sudah tembus Rp114,28 triliun atau 65,31 persen dari total alokasi Rp175 triliun.
Artinya, masih ada sisa plafon sekitar Rp60 triliun yang harus disalurkan sampai Desember 2025.
Baca Juga: ASN Senior Berpesta, Golongan IV Nikmati Kenaikan Gaji Tertinggi 12 Persen Mulai November 2025
“Perluasan akses pembiayaan terus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas pelaku UMKM. KUR menjadi instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat,” tegas Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya.
Dominasi Sektor Produksi
Penyaluran KUR BRI didominasi oleh sektor produksi dengan porsi 64,07 persen.
Pertanian menjadi sektor terbesar, dengan pembiayaan Rp50,95 triliun atau 44,58 persen dari total KUR yang disalurkan.
Baca Juga: Kronologi Wafatnya Karlinah Umar Wirahadikusumah, Istri Wapres ke-4 RI, Wafat di Usia 95 Tahun
Komitmen ini selaras dengan upaya BRI mendukung ketahanan pangan nasional.
Portofolio KUR BRI juga menjangkau semakin luas. Per Agustus 2025, sekitar 18 dari 100 rumah tangga di Indonesia telah mengakses fasilitas KUR, meningkat dari 14 rumah tangga pada 2022 dan 15 rumah tangga pada 2023.
Jika diakumulasi sejak 2015 hingga Agustus 2025, BRI sudah menyalurkan KUR senilai Rp1.371 triliun kepada 45,2 juta penerima.
Baca Juga: Rapel 2 Bulan! Guru dan Dosen Muda Senyum Lebar, Nikmati Kenaikan Gaji Mulai November 2025
Cara Mengajukan KUR BRI
Bagi Anda yang ingin mengajukan KUR BRI, syaratnya cukup sederhana.
Pemohon harus WNI berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah, memiliki usaha berjalan minimal enam bulan, serta tidak masuk daftar hitam Bank Indonesia.
Dokumen yang wajib disiapkan antara lain KTP, Nomor Induk Berusaha (NIB) atau SKU, Kartu Keluarga, rekening BRI aktif, hingga NPWP untuk pinjaman tertentu.
Baca Juga: Profil Karlinah Umar Wirahadikusumah, Istri Setia Wapres ke-4 RI yang Tutup Usia di Jakarta
Pengajuan bisa dilakukan langsung di kantor BRI atau secara online lewat laman kur.bri.co.id.
Setelah mengisi data diri dan usaha, serta melengkapi dokumen, nasabah akan menjalani survei lapangan sebelum pencairan dana.
Tabel Angsuran KUR BRI 2025
BRI menawarkan pinjaman mulai Rp1 juta hingga Rp100 juta dengan tenor hingga 60 bulan.
Misalnya, pinjaman Rp1 juta bisa dicicil Rp21.667 per bulan (tenor 60 bulan), sedangkan plafon Rp100 juta cicilannya Rp2,16 juta per bulan.
Dengan bunga rendah hanya 6 persen per tahun, KUR BRI 2025 menjadi opsi permodalan paling terjangkau bagi UMKM untuk mengembangkan usaha.
Berikut rincian lengkapnya:
-
Plafon Rp1 juta
• 12 Bulan: Rp88.333
• 24 Bulan: Rp46.667
• 60 Bulan: Rp21.667 -
Plafon Rp5 juta
• 12 Bulan: Rp441.667
• 24 Bulan: Rp233.333
• 60 Bulan: Rp108.333 -
Plafon Rp10 juta
• 12 Bulan: Rp883.333
• 24 Bulan: Rp466.667
• 60 Bulan: Rp216.667 -
Plafon Rp20 juta
• 12 Bulan: Rp1.766.667
• 24 Bulan: Rp933.333
• 60 Bulan: Rp433.333 -
Plafon Rp30 juta
• 12 Bulan: Rp2.650.000
• 24 Bulan: Rp1.400.000
• 60 Bulan: Rp650.000 -
Plafon Rp40 juta
• 12 Bulan: Rp3.533.333
• 24 Bulan: Rp1.866.667
• 60 Bulan: Rp866.667 -
Plafon Rp50 juta
• 12 Bulan: Rp4.416.667
• 24 Bulan: Rp2.333.333
• 60 Bulan: Rp1.083.333 -
Plafon Rp60 juta
• 12 Bulan: Rp5.300.000
• 24 Bulan: Rp2.800.000
• 60 Bulan: Rp1.300.000 -
Plafon Rp70 juta
• 12 Bulan: Rp6.183.333
• 24 Bulan: Rp3.266.667
• 60 Bulan: Rp1.516.667 -
Plafon Rp80 juta
• 12 Bulan: Rp7.066.667
• 24 Bulan: Rp3.733.333
• 60 Bulan: Rp1.733.333 -
Plafon Rp90 juta
• 12 Bulan: Rp7.950.000
• 24 Bulan: Rp4.200.000
• 60 Bulan: Rp1.950.000 -
Plafon Rp100 juta
• 12 Bulan: Rp8.833.333
• 24 Bulan: Rp4.666.667
• 60 Bulan: Rp2.166.667