RADARBANYUWANGI.ID – Senyum lega tampak dari wajah Siti Maryam (37), pedagang kue basah di Pasar Blambangan, Banyuwangi.
Sudah lama ia ingin menambah gerobak dan peralatan dapur, tapi terbentur modal.
Kini, harapannya terbuka lebar setelah mendengar kabar Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2025 bisa cair hingga Rp100 juta dengan bunga rendah.
“Dulu takut pinjam di bank, takut bunganya mencekik. Tapi sekarang cicilannya ringan, bahkan mulai Rp200 ribuan sebulan. Saya jadi berani coba,” ujarnya sambil menata dagangan.
Baca Juga: Rapel 2 Bulan! Guru dan Dosen Muda Senyum Lebar, Nikmati Kenaikan Gaji Mulai November 2025
Solusi Tambahan Modal
Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2025 memang dirancang untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Tidak hanya mudah dicairkan, program ini juga memberikan kemudahan syarat, sehingga lebih banyak masyarakat bisa mengaksesnya.
Dikutip dari blog.umsu.ac.id, syarat pengajuan KUR BRI 2025 cukup sederhana.
Pemohon harus Warga Negara Indonesia (WNI), berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah, serta memiliki usaha aktif minimal enam bulan.
Baca Juga: Profil Karlinah Umar Wirahadikusumah, Istri Setia Wapres ke-4 RI yang Tutup Usia di Jakarta
Selain itu, usaha yang dijalankan harus legal dan tidak termasuk dalam daftar hitam Bank Indonesia.
Dokumen yang diperlukan juga tergolong mudah. Cukup menyiapkan fotokopi KTP, Kartu Keluarga (KK), Surat Keterangan Usaha (SKU) atau legalitas usaha lain, rekening tabungan aktif (direkomendasikan BRI), hingga NPWP untuk usaha menengah.
Untuk pinjaman lebih besar, sertifikat tanah atau surat perjanjian usaha bisa menjadi pelengkap.
Cicilan Bisa Disesuaikan
KUR BRI 2025 menawarkan plafon beragam, mulai Rp10 juta hingga Rp100 juta. Angsurannya pun sangat terjangkau.
Misalnya, untuk pinjaman Rp10 juta dengan tenor 60 bulan, cicilan hanya sekitar Rp216 ribu per bulan.
Sementara itu, untuk plafon Rp50 juta, cicilan terendah Rp1,08 juta per bulan. Bahkan, pinjaman maksimal Rp100 juta bisa dicicil hanya Rp1,93 juta per bulan dengan tenor 60 bulan.
“Kalau dilihat angsurannya, ini sangat membantu. Modal bisa besar, tapi cicilan tetap bisa masuk kantong pedagang kecil,” kata Supriyono (45), pemilik warung kopi di Kecamatan Rogojampi.
Angin Segar Bagi UMKM
Program KUR BRI 2025 menjadi angin segar bagi UMKM yang selama ini kesulitan akses permodalan.
Baca Juga: Kabar Gembira! Waktu Tunggu Haji di Jawa Timur Bakal Lebih Cepat, Tak Lagi 34 Tahun
Dengan bunga rendah dan cicilan ringan, pelaku usaha bisa lebih fokus mengembangkan bisnis tanpa terbebani hutang tinggi.
“Pemerintah memang ingin UMKM naik kelas. Dengan KUR, pelaku usaha kecil bisa lebih berani ekspansi,” terang salah satu analis perbankan di Banyuwangi.
Kini, harapan baru terbuka bagi jutaan UMKM di Indonesia. Dari pasar tradisional hingga pelaku usaha digital, KUR BRI 2025 diharapkan bisa menjadi jembatan menuju usaha yang lebih maju. (*)
Editor : Ali Sodiqin