RADARBANYUWANGI.ID - Disnakertransperin mengklaim jumlah pengangguran terbuka di Banyuwangi kini tersisa 43.441 orang. Benarkah?
Jumlah pengangguran terbuka di Banyuwangi kembali turun. Tahun ini angkanya berada di 4,03 persen.
Turun 0,72 persen dari jumlah pengangguran terbuka tahun lalu yang berada di angka 4.75 persen.
Data dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian (Disnakertransperin) Banyuwangi menyebutkan, jika dihitung, jumlah pengangguran saat ini tersisa sekitar 43.441 orang. Dari total angkatan kerja sebanyak 1.000.051 orang.
“Jumlah pengangguran terbuka turun dari tahun lalu. Artinya ada perbaikan sekitar 9.610 orang sudah bekerja,” kata Kepala Disnakertransperin Banyuwangi, Abdul Latif.
Ditopang Program Pemerintah
Penurunan angka pengangguran ini, kata Latif, tidak hanya ditopang program pemerintah daerah seperti Job Fair Career Expo 2025.
Beberapa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Balai Kerja Khusus (BKK) juga aktif menggelar Job Fair sendiri.
“Harapan bupati, anak-anak yang tidak melanjutkan sekolah dari SMK bisa langsung terserap ke dunia kerja,” jelasnya.
Disnakertransperin sendiri punya beberapa skema untuk menurunkan angka pengangguran terbuka.
Mulai dari memfasilitasi lowongan reguler dari perusahaan, pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI), hingga dukungan pada Industri Kecil Menengah (IKM).
“Bulan September lalu ada 7 perusahaan yang membuka 171 lowongan. Untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) rata-rata 3.500 orang kami kirim tiap tahun, dengan tujuan Timur Tengah, Tiongkok, Korea, dan Singapura. Jalurnya ada yang mandiri juga,” paparnya.
Buka 2.100 Loker
Selain itu, di Career Expo 2025 juga mencatat animo tinggi. Sebanyak 2.100 lowongan kerja (loker) dibuka, namun pendaftarnya mencapai 3.583 orang, termasuk 10 penyandang disabilitas sejak H-1 pembukaan Job Fair.
Latif berharap tren positif agar para angkatan kerja terus bekerja ini bisa terus berlanjut.
“Targetnya, tahun ini angka pengangguran bisa kembali turun sebanyak-banyaknya, atau minimal seperti penurunan tahun lalu,” tegasnya. (fre/aif)
Editor : Ali Sodiqin