RADARBANYUWANGI.ID - Awal Oktober 2025 membawa kabar baik bagi jutaan keluarga penerima manfaat (KPM).
Pemerintah resmi mengumumkan pencairan bantuan sosial (bansos) berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), serta tambahan dana Rp400 ribu yang mulai digulirkan secara bertahap.
Yang menjadi sorotan, sebanyak 1,9 juta KPM kini beralih dari penyaluran manual lewat PT Pos Indonesia ke sistem baru melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih.
Baca Juga: Di Lapangan Jadi Opposite, di Kantor Jadi Pegawai: Kisah Ganda Megawati Hangestri
Peralihan ini mencakup penerima lama maupun penerima baru hasil validasi data terbaru.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan, pencairan ini sekaligus menutupi sisa distribusi tahap ketiga yang belum tuntas.
“Realisasi sebelumnya baru sekitar 80 persen, sehingga masih ada jutaan keluarga yang tertunda haknya. Sekarang mulai diselesaikan melalui KKS Merah Putih,” ujarnya.
Baca Juga: BRI Genjot KPR FLPP Rp14,2 Triliun, Dukung Program 3 Juta Rumah Prabowo
Selain bansos reguler, tambahan penebalan Rp400 ribu otomatis masuk ke rekening penerima yang sudah memiliki KKS.
Sementara bagi KPM yang baru menerima KKS, pencairan dilakukan bertahap hingga pertengahan atau akhir Oktober 2025.
Tak hanya uang tunai, bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter juga dipastikan turun untuk 18,2 juta KPM.
Penerima diprioritaskan bagi mereka yang masuk kategori desil 1–5 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Baca Juga: Resmi! Gaji Baru PNS Berlaku Oktober 2025, Ada 5 Tunjangan Langsung Cair November
Masyarakat kini tinggal menunggu giliran pencairan. Bagi rekening dengan status SI (Standing Instruction), dana bansos biasanya masuk dalam 1–7 hari.
Jika tidak ada kendala, pencairan tahap IV PKH-BPNT juga diprediksi berlanjut pada akhir Oktober hingga awal November.
Dengan pencairan berlapis ini, Oktober 2025 diprediksi menjadi bulan penuh berkah bagi jutaan keluarga penerima manfaat. (*)
Editor : Ali Sodiqin