RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah menyiapkan dua agenda besar di penghujung 2025 yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Pertama, peluncuran Kartu Usaha Afirmatif (KUA) sebagai kartu kesejahteraan sosial terbaru yang menyasar sektor UMKM.
Kedua, kepastian jadwal pencairan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap keempat yang berlangsung Oktober–Desember 2025.
Baca Juga: Gaji Naik Pensiun PNS 2025 Sudah Cair? Simak Daftar Lengkap Nominal Tiap Golongan di Sini
Kartu Usaha Afirmatif (KUA) Masuk RPJMN 2025–2029
KUA hadir sebagai bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Berbeda dengan KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) yang fokus menyalurkan PKH dan BPNT, KUA diarahkan untuk pemberdayaan ekonomi.
Fokus KUA adalah memperkuat sektor UMKM agar lebih mandiri, inovatif, dan berdaya saing di tengah tantangan ekonomi global.
Baca Juga: Bikin Candu Ketemu! Jenis Weton dengan Pemikat Alami, Buat Orang Takut Lepas dan Selalu Kangen
“KUA bukan bansos konsumtif, tapi instrumen pemberdayaan agar UMKM naik kelas,” ujar seorang pejabat Kementerian Perekonomian.
Fasilitas Pemegang KUA
Pemilik KUA akan mendapatkan akses ke berbagai fasilitas penting, antara lain:
-
Pelatihan usaha dan peningkatan keterampilan bisnis
-
Bantuan modal untuk pengembangan usaha
-
Kemudahan mengurus izin dan sertifikasi usaha
Dengan fasilitas tersebut, pemerintah berharap UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang menjadi pilar utama ekonomi nasional.
Baca Juga: Daftar Lengkap Gaji Pensiun PNS 2025, Cek Golongan dan Besarannya di Sini
Jadwal Pencairan PKH & BPNT Tahap 4
Selain peluncuran KUA, pemerintah memastikan pencairan PKH dan BPNT tahap keempat akan berlangsung mulai awal Oktober hingga akhir Desember 2025.
Tahap 4 ini menjadi pencairan terakhir di tahun 2025. Pada saat bersamaan, pemerintah juga menuntaskan pencairan tahap 3 yang masih berlangsung, terutama bagi penerima yang baru dialihkan dari mekanisme kantor pos ke KKS Bank Himbara.
Bantuan Tambahan bagi Penerima di Masa Transisi
Bagi sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang baru terdaftar atau sedang dalam masa transisi sistem, ada peluang menerima pencairan ganda dari periode sebelumnya.
Baca Juga: Daftar Lengkap Gaji Pensiun PNS 2025, Cek Golongan dan Besarannya di Sini
Bantuan yang bisa cair bersamaan meliputi:
-
PKH tahap 2 (April–Juni 2025)
-
BPNT tahap 2 (April–Juni 2025)
-
Tambahan BPNT khusus Juni–Juli 2025
-
PKH tahap 3 (Juli–September 2025)
-
BPNT tahap 3 (Juli–September 2025)
-
Bantuan pangan berupa beras 10 kg dan hingga 4 liter minyak goreng
Harapan Pemerintah
Pemerintah berharap, kombinasi antara bansos reguler PKH-BPNT dan peluncuran KUA akan menjadi fondasi baru dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat UMKM.
Dengan begitu, program ini tidak hanya menjawab kebutuhan konsumsi, tetapi juga menciptakan jalan keluar dari kemiskinan melalui pemberdayaan usaha kecil.
Baca Juga: Naik Kelewatan, Lebih Rp2,3 Juta! Harga Emas Hari Ini Makin Mahal
“Tidak boleh ada hak rakyat yang tertinggal. Bantuan konsumtif jalan, pemberdayaan ekonomi juga harus dimulai,” tegas seorang pejabat Kemensos.
Penutup
Menjelang akhir tahun, masyarakat penerima bansos diingatkan untuk mengecek saldo KKS secara berkala serta memantau informasi resmi pemerintah.
Sementara itu, peluncuran KUA diharapkan menjadi momentum besar transformasi kesejahteraan, dari sekadar bantuan sosial menuju pemberdayaan ekonomi berbasis UMKM. (*)
Editor : Ali SodiqinSumber : Youtube Info Bansos