Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hebat! Jagoan Banyuwangi 2025 Lahirkan 30 Pengusaha Muda Kreatif, Dapat Dana Pembinaan Rp5 Juta

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Sabtu, 20 September 2025 | 11:45 WIB
Bupati Ipuk, Kapolresta Rama Samtama Putra, Founder Jagoan Indonesia Dias Satria, Plt. Kadis Pertanian dan Pangan Ilham Juanda, Direktur RaBa Samsudin Adlawi, Kadis Kominfo Budi Santoso, Jumat (19/9).
Bupati Ipuk, Kapolresta Rama Samtama Putra, Founder Jagoan Indonesia Dias Satria, Plt. Kadis Pertanian dan Pangan Ilham Juanda, Direktur RaBa Samsudin Adlawi, Kadis Kominfo Budi Santoso, Jumat (19/9).

RADARBANYUWANGI.ID - Jagoan Banyuwangi 2025 melahirkan 30 pengusaha muda terbaik yang diumumkan pada acara awarding di Pendapa Sabha  Swagata Blambangan, Jumat (19/9). Lewat kegiatan ini, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mendorong peserta untuk tidak sekadar berkompetisi,  tetapi juga kolaborasi dan menciptakan ide inovasi untuk membangun Banyuwangi.

Setelah melalui serangkaian tahapan seleksi dan mentoring, 10 peserta terbaik dari kategori jagoan bisnis, digital, dan tani mendapatkan rewards dana pembinaan sebesar Rp 5 juta pada acara puncak Jagoan Banyuwangi tahun ini. Berbagai produk peserta yang lahir dari potensi di Banyuwangi juga dipamerkan pada acara tersebut.

Peserta Jagoan Tani yang memamerkan produk seperti kelapa genjah, melon hidroponik, pupuk booster buah, chipset domba, dan inovasi lainnya. Sedangkan Jagoan Bisnis menampilkan produk inovasi dari potensi di Banyuwangi seperti sepatu dari bahan kulit sapi asli, tas pintar anak sekolah, serta berbagai olahan makanan lainnya.

Jagoan Digital tak mau kalah. Peserta terbaik menghadirkan terobosan di bidang digital seperti deskripsi aplikasi digital pertanian yang membantu proses produksi pertanian serta aplikasi pencari kerja di Banyuwangi.    

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memberikan apresiasi tinggi pada capaian yang diraih oleh para peserta. Tak hanya peserta terbaik, tapi seluruh peserta Jagoan Banyuwangi yang telah berkontribusi dalam menciptakan ide inovatif lewat bidang masing-masing.

JAGOAN DIGITAL: Bupati Ipuk Fiestiandani mengucapkan selamat kepada Alvian Nur Firdaus, peserta yang masuk sepuluh terbaik Jagoan Digital.
JAGOAN DIGITAL: Bupati Ipuk Fiestiandani mengucapkan selamat kepada Alvian Nur Firdaus, peserta yang masuk sepuluh terbaik Jagoan Digital.

Melalui Jagoan Banyuwangi, Ipuk menyampaikan bahwa kreativitas anak muda dan kolaborasi Pemkab Banyuwangi sebagai kunci untuk membangun Banyuwangi yang lebih maju. ”Pemerintah daerah tidak akan  mungkin bisa meninggalkan anak-anak muda. Kami tetap memberikan dukungan. Karena itu mari kita berkolaborasi,” ujarnya.

Bupati Ipuk juga memotivasi kepada peserta Jagoan Tani, Bisnis, dan Digital untuk saling mendukung satu sama lain, sebagai pondasi dalam menghasilkan usaha yang berkesinambungan. ”Jagoan Banyuwangi ini yang lebih berharga adalah semangat untuk saling mendukung di antara kalian semua peserta,” terangnya.

Founder Jagoan Indonesia Dias Satria menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan Pemkab Banyuwangi, khususnya Bupati bersama jajaran perangkat daerah, terhadap pengembangan program Jagoan Banyuwangi. Ia menyebut, perhatian dan prioritas yang diberikan pemerintah daerah menjadi modal penting bagi keberlanjutan program yang dinilainya mampu membangun ekosistem kreatif sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat.

Dias mengungkapkan, banyak pihak lain yang menunjukkan ketertarikan untuk mencontoh program serupa karena dinilai inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman. “Alhamdulillah, dukungan dari berbagai dinas membuat inisiatif ini bisa terus sustain. Kami sangat berterima kasih atas support luar biasa ini,” ujarnya.

Lahirnya ide-ide mutakhir dari para jagoan tahun ini, membuktikan daya cipta dan keberanian dari peserta jauh lebih bervariasi dibanding dengan tahun sebelumnya. Tak hanya fokus menghasilkan produk hasil akhir yang out of the box, namun juga banyak peserta yang berhasil mengembangkan inovasi pada bisnis hulu dan menjawab tantangan produksi dan digitalisasi di era pembangunan seperti saat ini.

Jagaon Tani kali ini lebih beragam idenya. terutama yang fokus ke bidang budidaya karena lebih dibutuhkan dan tak hanya fokus ke hilir saja. Anak muda sudah banyak yang  fokus mengembangkan hulu pertanian dan lebih ke inovasi onfarm sehingga lebih banyak menjawab tantangan pertanian konvensional saat ini,” ungkap Ilham Juanda, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi.

Tak hanya di bidang pertanian, di Jagoan  Digital juga tampak potensi kemajuan yang ada di Banyuwangi melalui terobosan yang mereka tampilkan. “Kolaborasi yang luar biasa lewat program ini, tak hanya 30 terbaik. Seluruh peserta harus terus berkontribusi untuk membangun Banyuwangi,’’ kata Budi Santoso, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan persandian (Diskominfo) Banyuwangi.

Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi, M. Alvin Kurniawan. Dia  mengatakan, dengan adanya Jagoan Banyuwangi, terutama Jagoan Bisnis, semakin banyak anak muda yang semangat membangun Banyuwangi. ”Dengan adanya kegiatan ini dapat melahirkan wirausaha muda sehingga bisa berkontribusi untuk Banyuwangi dan membawa perubahan yang positif,” ucapnya.

Dengan terselenggaranya Jagoan Banyuwangi tahun ini tak hanya mewujudkan wadah ide-ide inovatif lahir dari tangan pengusaha muda, tetapi juga optimisme menatap Banyuwangi lebih maju sesuai dengan perkembangan zaman melalui kolaborasi dari sektor bisnis, digital, dan pertanian. (cw5-Dalila Adinda/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#jagoan bisnis #Jagoan Digital #jagoan banyuwangi #jagoan tani