RADARBANYUWANGI.ID – Program digitalisasi perlindungan sosial (perlinsos) resmi dimulai di Banyuwangi sebagai pilot project nasional.
Melalui program ini, warga bisa mendaftar bansos secara mandiri lewat Portal Perlinsos hanya dalam hitungan menit.
Tenaga Ahli Menteri Sosial, Andy Kurniawan, menjelaskan sistem ini dirancang agar lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran.
“Masyarakat bisa daftar sendiri lewat HP atau dibantu agen perlinsos,” katanya.
Cara Daftar Bansos Digital
-
Akses Portal Perlinsos lewat HP atau perangkat yang tersedia di desa.
-
Isi data diri lengkap sesuai KTP dan KK.
-
Unggah dokumen pendukung jika diperlukan.
-
Kirim pendaftaran dan tunggu notifikasi.
-
Hasil seleksi keluar ±1 bulan. Bila ditolak, warga bisa mengajukan sanggahan lewat portal.
Prosesnya singkat, hanya 1–2 menit.
Baca Juga: Ribuan Guru TK dan SD Dapat Kesempatan Kuliah Gratis S1/D4, Pemerintah Siapkan Rp3 Juta per Semester
Siapa yang Bisa Membantu?
Selain mandiri, warga juga bisa dibantu oleh agen perlinsos yang terdiri dari:
-
Pendamping PKH
-
Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK)
-
Kader Dasa Wisma
-
Operator desa
Menurut Bupati Ipuk Fiestiandani, langkah ini memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendaftar.
Baca Juga: Belasan Siswa Garut Keracunan Massal Masih Masuk Sekolah Meski Kondisi Lemah
Transparan dan Tepat Sasaran
Rahmat Danu Andika, pakar Govtech dari Dewan Ekonomi Nasional, menegaskan kelayakan bansos akan ditentukan sistem berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), bukan agen.
“Jadi agen cukup fokus pada registrasi. Keputusan diterima atau tidaknya sudah otomatis oleh sistem,” jelasnya.
Dengan sistem digital ini, pendaftaran bansos di Banyuwangi jadi lebih transparan, cepat, dan bisa dipantau langsung oleh masyarakat. (*)
Editor : Ali Sodiqin